Swedia Temukan Cadangan Logam Tanah Jarang Terbesar di Eropa
Jum'at, 13 Januari 2023 - 09:48 WIB
loading...
A
A
A
Berbicara pada konferensi pers, Menteri Energi Swedia Ebba Busch mengatakan UE terlalu bergantung pada negara lain untuk bahan-bahan ini dan bersikeras bahwa diperlukan perubahan.
"Elektrifikasi, swasembada dan kemandirian UE dari Rusia dan China akan dimulai di tambang", tegasnya seperti dilansir dari BBC, Jumat (13/1/2023).
CEO perusahaan pertambangan LKAB Jan Mostrom mengatakan bahan mentah yang baru ditemukan mungkin tidak akan sampai ke pasar sebelum waktu 10-15 tahun. Proses perizinan memakan waktu karena evaluasi risiko lingkungan.
Tetapi Mostrom meminta pihak berwenang untuk mempercepat prosesnya, untuk memastikan peningkatan penambangan bahan mentah jenis ini di Eropa.
Baca: Bersenjatakan Pisau, Pria Tikam 6 Orang di Stasiun Kereta Paris
Istilah tanah jarang mengacu pada sekelompok 17 elemen yang digunakan untuk membuat rangkaian produk dan infrastruktur yang semakin penting bagi kehidupan sehari-hari.
"Elektrifikasi, swasembada dan kemandirian UE dari Rusia dan China akan dimulai di tambang", tegasnya seperti dilansir dari BBC, Jumat (13/1/2023).
CEO perusahaan pertambangan LKAB Jan Mostrom mengatakan bahan mentah yang baru ditemukan mungkin tidak akan sampai ke pasar sebelum waktu 10-15 tahun. Proses perizinan memakan waktu karena evaluasi risiko lingkungan.
Tetapi Mostrom meminta pihak berwenang untuk mempercepat prosesnya, untuk memastikan peningkatan penambangan bahan mentah jenis ini di Eropa.
Baca: Bersenjatakan Pisau, Pria Tikam 6 Orang di Stasiun Kereta Paris
Istilah tanah jarang mengacu pada sekelompok 17 elemen yang digunakan untuk membuat rangkaian produk dan infrastruktur yang semakin penting bagi kehidupan sehari-hari.
Lihat Juga :