Kim Jong-un Izinkan Adiknya Tonton DVD Perayaan Hari Kemerdekaan AS
Senin, 13 Juli 2020 - 14:35 WIB
loading...
A
A
A
Tetapi meskipun nada yang kedengarannya hangat untuk Presiden Donald Trump dan AS, dia juga menegaskan bahwa Korea Utara tidak memiliki niat untuk mengambil bagian dalam pembicaraan tatap muka lebih lanjut dengan pejabat Washington pada tahun ini.
"Mengingat perbedaan pendapat antara kedua negara, tidak akan menguntungkan atau perlu bagi kedua pihak untuk bertemu kecuali ada perubahan yang menentukan dalam sikap AS terhadap Korea Utara," ujar perempuan yang dianggap sebagai orang nomor dua Korut tersebut. (Baca juga: Hubungan AS-Korut Tidak akan Berubah hingga Washington Tawarkan Manfaat Konkret )
Adik Kim Jong-un ini mengatakan dalam pendapat pribadinya, tidak mungkin ada pertemuan puncak (KTT) lain antara kedua pemimpin."(Namun), hal yang mengejutkan mungkin masih terjadi," paparnya.
Kim Jong-in dan Donald Trump mengadakan pertemuan bersejarah tahun lalu, yang disebut-sebut oleh Presiden AS dan sekutunya sebagai awal dari denuklirisasi dan bantuan keringanan sanksi.
Pyongyang selama ini telah mengikuti permintaan AS untuk menahan diri dari uji coba rudal balistik antarbenua dan senjata nuklir. Namun, Pyongyang kecewa karena keriganan atau pun pencabutan sanksi terhadap Korea Utara belum diberikan.
"Mengingat perbedaan pendapat antara kedua negara, tidak akan menguntungkan atau perlu bagi kedua pihak untuk bertemu kecuali ada perubahan yang menentukan dalam sikap AS terhadap Korea Utara," ujar perempuan yang dianggap sebagai orang nomor dua Korut tersebut. (Baca juga: Hubungan AS-Korut Tidak akan Berubah hingga Washington Tawarkan Manfaat Konkret )
Adik Kim Jong-un ini mengatakan dalam pendapat pribadinya, tidak mungkin ada pertemuan puncak (KTT) lain antara kedua pemimpin."(Namun), hal yang mengejutkan mungkin masih terjadi," paparnya.
Kim Jong-in dan Donald Trump mengadakan pertemuan bersejarah tahun lalu, yang disebut-sebut oleh Presiden AS dan sekutunya sebagai awal dari denuklirisasi dan bantuan keringanan sanksi.
Pyongyang selama ini telah mengikuti permintaan AS untuk menahan diri dari uji coba rudal balistik antarbenua dan senjata nuklir. Namun, Pyongyang kecewa karena keriganan atau pun pencabutan sanksi terhadap Korea Utara belum diberikan.
(min)
Lihat Juga :