Duh, Lebih dari 1.000 Orang Tewas Dibunuh Polisi AS

Jum'at, 06 Januari 2023 - 20:19 WIB
loading...
Duh, Lebih dari 1.000...
Sebuah data analisi menunjukkan lebih dari 1.000 orang tewas dibunuh polisi AS. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
WASHINGTON - Kepolisian Amerika Serikat (AS) mencatat rekor tertinggi dalam kasus pembunuhan oleh personelnya selama tahun lalu. Sebuah data analisis mengungkapkan 1.176 orang tewas pada tahun 2022, menjadikannya sebagai tahun paling mematikan dalam catatat kekerasan polisi sejak para ahli pertama kali melakukan pencatatan.

Menurut Mapping Police Violence polisi di seluruh AS membunuh rata-rata lebih dari 3 orang sehari atau hampir 100 orang setiap bulan pada tahun lalu. Kelompok riset nirlaba ini memelihara database kematian yang dilaporkan di tangan penegak hukum, termasuk orang-orang yang ditembak mati, dipukuli, ditahan, dan disetrum.

Pada tahun 2022, 132 pembunuhan (11%) adalah kasus yang tidak ada tuduhan pelanggaran; 104 kasus (9%) adalah pemeriksaan kesehatan mental atau kesejahteraan; 98 (8%) terlibat pelanggaran lalu lintas; dan 207 (18%) melibatkan dugaan pelanggaran non-kekerasan lainnya.

Ada juga 93 kasus (8%) yang melibatkan klaim gangguan rumah tangga dan 128 (11%) di mana orang tersebut diduga terlihat membawa senjata. Hanya 370 (31%) yang melibatkan situasi yang berpotensi lebih serius, dengan dugaan kejahatan kekerasan.

“Ini adalah hal yang rutin ditemukan polisi yang meningkat menjadi pembunuhan," kata Samuel Sinyangwe, seorang ilmuwan data dan analis kebijakan yang mendirikan Mapping Police Violence dan memberikan data tahun 2022 kepada The Guardian.

“Berkurangnya percakapan seputar kekerasan polisi tidak berarti bahwa masalah ini akan hilang. Yang jelas ini terus memburuk, dan sangat sistemik,” imbuhnya seperti dikutip dari media yang berbasis di Inggris itu, Jumat (6/1/2023).

Baca: Pria AS Tembak Mati 7 Orang Keluarganya lalu Bunuh Diri Gara-gara Digugat Cerai
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Rahasia di Balik Kesuksesan...
Rahasia di Balik Kesuksesan Pembukaan Hotel, Ternyata Bukan Saat Gunting Pita
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved