Tembak Jatuh Pesawat Ukraina, Iran Salahkan Sistem Rudalnya

Senin, 13 Juli 2020 - 09:04 WIB
loading...
A A A
"Jika itu tidak muncul, pesawat tidak akan menjadi sasaran," bunyi laporan itu, seperti dikutip AP, Senin (13/7/2020), yang menambahkan bahwa penerbangan Ukraina tidak melakukan sesuatu yang tidak biasa sebelum diserang.

Penerbangan itu dilaporkan terbang pada ketinggian dan lintasan yang normal ketika rudal pertama ditembakkan.

Iran diyakini telah menggunakan sistem pertahanan rudal Tor buatan Rusia untuk menembak jatuh pesawat sipil tersebut. Iran menerima 29 unit Tor M1 dari Rusia pada tahun 2017 dalam kesepakatan yang diperkirakan bernilai sekitar USD700 juta.

Pesawat sipil itu ditembak jatuh di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Tak lama sebelum insiden itu, Iran meluncurkan rudal balistik di dua pangkalan militer Irak yang menampung pasukan AS sebagai tanggapan atas pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani.

Otoritas Iran awalnya menyatakan bahwa mereka tidak ada hubungannya dengan kecelakaan pesawat sipil Ukraina. Namun, militer negara itu akhirnya mengakui dalam sebuah pernyataan pada 11 Januari bahwa "human error" berkontribusi pada serangan itu. (Baca juga: Iran Merudal Pesawat Ukraina: Bantah Dulu, Akui Kemudian.... )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Harga Minyak Dunia Anjlok...
Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Bulan usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Rekomendasi
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved