Kelompok Bajak Laut Paling Berbahaya di Dunia

Jum'at, 06 Januari 2023 - 05:30 WIB
loading...
A A A
Melansir Britannica, Kidd diyakini sudah mulai menjelajah laut sejak berusia muda. Kala itu, ia melawan perompak asal Prancis di lepas pantai Amerika Utara. Tahun 1690-an, Kidd memiliki kapal besar di New York. Kapal itu terbilang lengkap dengan berbagai properti dan fasilitasnya.

Kidd pernah membantu kerajaan untuk menangkap perompak di Samudera Hindia, pada tahun 1695. Sekitar tahun 1697, Kidd menyerang dan mengambil beberapa kapal kecil yang sedang menuju Yaman. Ia juga mengambul hadiah yang ada di kapal Quedagh Merchant asal Armenia. Ketika tiba di Anguilla pada tahun 1699, Kidd baru mengetahui bhawa dirinya dikecam sebagai perompak. Kidd dihukum mati dengan cara digantung pada tahun 1701 atas 5 tuduhan pembajakan dan pembunuhan 1 awak kapal.

Lalu ada pula Sir Francis Drake. Nama Francis Drake juga dikenal sebagai seorang perompak berbahaya yang pernah ada. Ia lahir di Inggris, tahun 1540 dan meninggal di Karibia tahun 1596. Drake mendapat gelar kehormatan dari Kerajaan Inggris dan dianggap sebagai pelaut paling terkenal di zaman Elizabethan.

Namun, dirinya adalah sosok yang paling diburu oleh Kerajaan Spanyol. Hal itu terjadi sebab Drake menjelajahi dunia dan sering mengalahkan armada laut Spanyol. Ia tercatat pernah terlibat dalam pembajakan dan perdagangan budak di Karibia.

Drake pernah diberi kesempatan untuk menjadi Wali Kota Plymouth, Inggris. Salah satu tugasnya adalah mengatur pasokan air untuk melayani kota. Setelahnya, ia menjelajah wilayah lain, termasuk Portugal. Namun, Drake menemui kegagalan sekaligus ajalnya. Drake meninggal dunia karena demam tinggi dan memaksanya untuk menyerah.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemlu Koordinasi Pembebasan...
Kemlu Koordinasi Pembebasan 4 ABK WNI MT Honour 25 yang Dibajak Perompak Somalia
Somalia Ancam Tutup...
Somalia Ancam Tutup Selat Bab al-Mandeb Gara-gara Israel, Indonesia Ikut Kecam Zionis
Trump: Ilhan Omar dan...
Trump: Ilhan Omar dan Rashida Tlaib Harus Dikeluarkan dari AS
Anggota DPR Ilhan Omar...
Anggota DPR Ilhan Omar Diserang dengan Cairan Misterius saat Serukan Pembubaran ICE
Menteri Somalia Tuding...
Menteri Somalia Tuding Israel Berencana Usir Warga Gaza ke Somaliland
Presiden Somaliland...
Presiden Somaliland akan Kunjungi Israel dan Gabung Kesepakatan Abraham
4 WNI ABK Disandera...
4 WNI ABK Disandera Perompak Somalia, Menteri P2MI Koordinasi dengan Kemlu untuk Pembebasan
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved