Kim Jong-un Pecat Pemimpin Militer Terkuat Kedua di Korea Utara
Selasa, 03 Januari 2023 - 11:04 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan Pyongyang membutuhkan "kekuatan militer yang luar biasa" untuk mempertahankan diri, karena Washington dan "musuh kita yang tidak diragukan lagi" di Seoul mencoba "mengisolasi dan menahannya".
Dia mengatakan rudal baru yang mampu melancarkan "serangan balik nuklir cepat" harus dikembangkan.
“Kim mengatakan produksi massal senjata nuklir taktis dengan peningkatan eksponensial persenjataan nuklir negara itu menjadi fokus strategi pertahanannya untuk tahun 2022,” papar laporan KCNA.
Pyongyang melakukan sejumlah tes rudal tahun lalu, menurut perhitungan media Barat. Mereka menembakkan rudal balistik jarak pendek di lepas pantai timurnya pada dini hari 1 Januari.
Sementara itu, Washington dan Seoul mengklaim Korea Utara bersiap untuk uji coba nuklirnya sejak 2017.
Dia mengatakan rudal baru yang mampu melancarkan "serangan balik nuklir cepat" harus dikembangkan.
“Kim mengatakan produksi massal senjata nuklir taktis dengan peningkatan eksponensial persenjataan nuklir negara itu menjadi fokus strategi pertahanannya untuk tahun 2022,” papar laporan KCNA.
Pyongyang melakukan sejumlah tes rudal tahun lalu, menurut perhitungan media Barat. Mereka menembakkan rudal balistik jarak pendek di lepas pantai timurnya pada dini hari 1 Januari.
Sementara itu, Washington dan Seoul mengklaim Korea Utara bersiap untuk uji coba nuklirnya sejak 2017.
(sya)
Lihat Juga :