Menhan Sergei Shoigu: Kemenangan Rusia atas Ukraina Tak Terelakkan
Sabtu, 31 Desember 2022 - 19:21 WIB
loading...
A
A
A
Dengan pertempuran berdarah yang sedang berlangsung di garis depan 1.000 kilometer (600 mil), dan Rusia tidak mendapatkan keuntungan teritorial apa pun sejak bulan-bulan pertama perang, Shoigu memberi tahu tentara Rusia: "Kemenangan, seperti Tahun Baru, tidak terelakkan."
Shoigu juga memuji "tindakan abadi, keberanian tanpa pamrih, dan kepahlawanan" yang ditunjukkan oleh pasukan Rusia yang memerangi apa yang disebutnya "neo-Nazisme dan terorisme".
Kiev dan Barat telah menolak pernyataan Rusia bahwa pasukan Moskow memerangi "Nazi" di Ukraina sebagai dalih tak berdasar atas upaya Presiden Vladimir Putin untuk merebut wilayah dan menggulingkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam agresi yang tidak beralasan.
Moskow mengharapkan kemenangan cepat dalam apa yang disebutnya sebagai "operasi militer khusus", tetapi semangat perlawanan Ukraina dan bantuan senjata Barat senilai miliaran dolar telah membantu Kiev mengubah gelombang perang dan melakukan serangkaian serangan balasan yang menakjubkan.
Ukraina kini telah merebut kembali lebih dari setengah wilayah yang diduduki oleh Rusia selama minggu-minggu pertama invasi.
Shoigu juga memuji "tindakan abadi, keberanian tanpa pamrih, dan kepahlawanan" yang ditunjukkan oleh pasukan Rusia yang memerangi apa yang disebutnya "neo-Nazisme dan terorisme".
Kiev dan Barat telah menolak pernyataan Rusia bahwa pasukan Moskow memerangi "Nazi" di Ukraina sebagai dalih tak berdasar atas upaya Presiden Vladimir Putin untuk merebut wilayah dan menggulingkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam agresi yang tidak beralasan.
Moskow mengharapkan kemenangan cepat dalam apa yang disebutnya sebagai "operasi militer khusus", tetapi semangat perlawanan Ukraina dan bantuan senjata Barat senilai miliaran dolar telah membantu Kiev mengubah gelombang perang dan melakukan serangkaian serangan balasan yang menakjubkan.
Ukraina kini telah merebut kembali lebih dari setengah wilayah yang diduduki oleh Rusia selama minggu-minggu pertama invasi.
(min)
Lihat Juga :