Rusia Ungkap AS Pindahkan Penelitian Senjata Biologis Keluar dari Ukraina

Minggu, 25 Desember 2022 - 01:01 WIB
loading...
A A A
“Itu termasuk bukti dokumenter bahwa bekerja dengan komponen senjata biologis dan studi patogen dari infeksi yang sangat berbahaya dan signifikan secara ekonomi telah dilakukan di wilayah Ukraina dengan dukungan keuangan, ilmiah, teknis, dan personel AS," papar dia.

Menurut dia, makalah yang diperoleh Rusia selama operasi militernya di Ukraina mengungkapkan "program militer-biologis" dijalankan melalui Institut Penelitian Anti-Wabah Mechnikov di Kiev, Institut Kedokteran Hewan di Kharkov dan Institut Penelitian Epidemiologi dan Kebersihan yang berbasis di Lviv.

“File tersebut juga menyebutkan tiga kontraktor Pentagon dan tujuh pejabat tinggi Departemen Pertahanan AS,” ungkap dia.

“Teks lengkap laporan Badan Pengurangan Ancaman Pertahanan AS (DTRA) tentang pekerjaannya di Ukraina, yang dilihat militer Rusia, berisi data, mengkonfirmasi pelaksanaan latihan dan kegiatan pelatihan dengan patogen infeksi yang sangat berbahaya di Ukraina,” papar Kirilov.

Dia menjelaskan, “Ketika Pentagon merilis laporan ini ke publik, 80% isinya telah disunting.”

Menurut komandan Rusia, kepala delegasi Amerika di konferensi tersebut menolak menanggapi tuduhan Rusia atas pelanggaran Konvensi Senjata Kimia (CWC) oleh negaranya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved