5 Negara Adidaya di Masa Lampau dan Kondisinya Saat Ini

Jum'at, 23 Desember 2022 - 19:52 WIB
loading...
A A A
Sempat dikuasai bangsa Muslim (Moor), orang-orang kristen kembali merebut wilayah tersebut dengan penaklukan Granada pada 1492 dan kembali menyatukan Spanyol.

Sebelum akhir 1400-an, Spanyol sejatinya tidak banyak terlibat dalam ekspansi ke luar negeri. Pada akhirnya, hal tersebut berubah setelah pelayaran Christopher Columbus.

Aksesi Charles I ke tahta Spanyol mengubah posisinya di dunia. Dengan sebuah pernikahan yang strategis, dia mendapat gelar Kaisar Romawi Suci.

Hasilnya, putranya yang bernama Charles V kelak akan memerintah sebuah kerajaan yang terdiri dari Belanda, Spanyol, Austria, Kekaisaran Romawi Suci, hingga sebagian Italia. Hal ini terus berlanjut hingga kekuasaan Philip II.

Pada puncak kejayaannya, koloni Kekaisaran Spanyol meliputi sejumlah wilayah di Eropa, Amerika, Afrika, hingga Asia.

Saat ini, Spanyol memang tidak memiliki luas wilayah seperti dulu. Akan tetapi, mereka berstatus sebagai negara maju, meski memiliki angka pengangguran dan inflasi yang cukup buruk.

Mengutip Idealista, data IMF menyebut bahwa inflasi menambah tingkat pengangguran di Spanyol hingga 18 persen pada tahun 2021.

3. Kekaisaran Inggris

Berikutnya adalah Kekaisaran Inggris. Dikutip dari Bbc Uk, kerajaan ini berasal sejak akhir tahun 1500-an. Sekitar tahun 1585, Ratu Elizabeth I memberikan izin kepada Walter Raleigh untuk mendirikan sebuah koloni di Pulau Roanoke.

Dalam riwayatnya, Kekaisaran Inggris eksis hampir 400 tahun lamanya. Wilayahnya menyebar dari Amerika untuk memasukkan koloni di Afrika, Asia, dan Australasia. Setelahnya, mereka mulai menjalankan ekspansi ke India, Afrika, dan daerah-daerah lainnya.

Pada keruntuhannya, sejumlah sejarawan percaya bahwa akhir dari Kekaisaran Inggris ini bermula ketika negara-negara dengan penduduk kulit putih diberikan status dominasi.

Dalam ukuran wilayah, mereka memang memiliki cakupan yang sangat luas, terutama pasca berhasil merebut bekas jajahan Jerman. Namun, situasi mulai berubah kala pertengahan 1900-an, tepatnya di akhir Perang Dunia II.

Saat ini, Kerajaan Inggris juga masih tetap eksis dan memiliki pengaruh. Selain itu, mereka juga memiliki sejumlah negara persemakmuran yang dulu dibuatnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Terungkap! Pemimpin...
Terungkap! Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Ikut Susun Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Memuat Kalimat Syahadat,...
Memuat Kalimat Syahadat, Bendera Arab Saudi Tak Menyentuh Tanah di Piala Dunia 2026
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Berita Terkini
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved