Korea Utara Bantah Pasok Senjata ke Grup Wagner Rusia

Jum'at, 23 Desember 2022 - 17:25 WIB
loading...
A A A
Dia menambahkan bahwa komunitas internasional harus fokus pada tindakan kriminal Amerika Serikat (AS) yang membawa pertumpahan darah dan kehancuran ke Ukraina dengan menyediakan berbagai jenis senjata dan peralatan mematikan dalam skala besar, alih-alih "teori tak berdasar" bahwa Pyongyang menjual senjata ke Rusia, yang menurutnya direkayasa oleh beberapa kekuatan yang tidak jujur untuk tujuan yang berbeda.

Sebelumnya, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby mengklaim bahwa Korea Utara telah mengirimkan roket dan rudal infanteri ke Rusia untuk digunakan oleh Wagner pada bulan November. Kirby juga mengklaim perusahaan militer swasta memiliki 50.000 tentara di Ukraina dan muncul sebagai pusat kekuatan saingan militer Rusia dan kementerian Rusia.

Sementara itu Duta Besar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield, juga mengatakan Washington telah "mengkonfirmasi" transaksi tersebut dan dia akan membahasnya pada pertemuan Dewan Keamanan mendatang.

Baca: Anggotanya Desersi Massal, Komandan Rusia Dilaporkan Dieksekusi

Ditanya tentang hal itu pada konferensi pers, juru bicara sekretaris jenderal PBB Stephane Dujarric mengatakan dia belum melihat pernyataan itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Kecelakaan Maut Minibus...
Kecelakaan Maut Minibus Tabrak Truk, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Selama Gencatan Senjata...
Selama Gencatan Senjata Paskah, Rusia Diserang Ukraina 1.300 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved