Abaikan Peringatan Rusia, AS Umumkan Pengiriman Sistem Rudal Patriot ke Ukraina

Kamis, 22 Desember 2022 - 00:56 WIB
loading...
Abaikan Peringatan Rusia,...
Abaikan peringatan Rusia, AS umumkan pengiriman sistem rudal Patriot ke Ukraina. Foto/CNN
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken , mengumumkan Washington akan mengirimkan sistem rudal Patriot ke Ukraina . Sistem pertahanan udara canggih itu masuk dalam tambahan bantuan keamanan AS sebesar USD1,85 miliar atau sekitar Rp28,7 triliun untuk Ukraina.

“Berdasarkan pendelegasian wewenang dari Presiden, hari ini saya mengesahkan penarikan kedua puluh delapan senjata dan peralatan AS kami untuk Ukraina sejak Agustus 2021. Penarikan USD1 miliar ini akan memberi Ukraina kemampuan pertahanan udara dan serangan presisi yang diperluas, juga sebagai amunisi tambahan dan peralatan penting yang digunakan Ukraina dengan sangat efektif untuk mempertahankan diri di medan perang,” kata Blinken dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari CNN, Kamis (22/12/2022).

Diplomat tertinggi AS itu mengatakan bahwa dukungan baru ini datang ketika Kremlin telah mencoba dan gagal untuk menghapus Ukraina dari peta dan sekarang berusaha untuk "mempersenjatai musim dingin" dengan menyerang infrastruktur.

“Bantuan hari ini untuk pertama kalinya mencakup Sistem Pertahanan Udara Patriot, yang mampu menjatuhkan rudal jelajah, rudal balistik jarak pendek, dan pesawat pada ketinggian yang jauh lebih tinggi daripada sistem pertahanan udara yang disediakan sebelumnya,” kata Blinken.

Baca: Bertemu Zelensky, Biden Akan Umumkan Pengiriman Rudal Patriot ke Ukraina
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved