Bertemu Zelensky, Biden Akan Umumkan Pengiriman Rudal Patriot ke Ukraina

Rabu, 21 Desember 2022 - 23:51 WIB
loading...
A A A
Zelensky selama berbulan-bulan meminta bantuan sistem rudal Patriot, karena Rusia melakukan rentetan serangan mematikan yang telah melampaui target militer, menurut penilaian AS dan Ukraina, dan meninggalkan sebagian besar negara tanpa listrik, pemanas, dan air mengalir.

Pertama kali digunakan dalam pertempuran selama Perang Teluk untuk melumpuhkan rudal Scud Irak, sistem rudal Patriot mengandalkan radar canggih untuk menemukan ancaman yang masuk, termasuk rudal jelajah dan balistik, dan meluncurkan rudal jarak jauh untuk mencegatnya.

Biasanya dikerahkan di bagian belakang truk, membutuhkan awak setidaknya tiga tentara untuk beroperasi, dengan cadangan ekstensif yang diperlukan agar tetap berfungsi.

AS memiliki sekitar 90 tentara yang ditugaskan pada baterai Patriot yang khas. Rudal yang diluncurkan Patriot dapat terbang hingga ketinggian 79.000 kaki, dengan jangkauan operasional hingga 100 mil, tergantung pada amunisinya.

Satu baterai berharga sekitar USD1 miliar, dan masing-masing rudal dapat mencapai harga beberapa juta dolar. Sistem yang diproduksi oleh Raytheon, sangat diminati dan pasokannya terbatas, saat ini digunakan di sekitar 16 negara. Baterai yang dipasok ke Ukraina mungkin akan ditransfer dari sistem yang sudah digunakan di Eropa.

Baca: Diancam Rusia Jika Kirim Rudal Patriot ke Ukraina, AS Beri Balasan Pedas
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Berita Terkini
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved