Pakar Sebut Ambisi Erdogan agar Turki Punya Bom Nuklir Serius

Sabtu, 11 Juli 2020 - 11:50 WIB
loading...
Pakar Sebut Ambisi Erdogan...
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Pakar non-proliferasi John Spacapan mengatakan Presiden Recep Tayyip Erdogan serius mengejar ambisinya agar Turki memiliki senjata atau bom nuklir sendiri.

Spacapan yang merupakan fellow di Non-proliferation Policy Education Center di Washington DC menulis dalam sebuah artikel yang diterbitkan di Bulletin of the Atomic Scientists bahwa meskipun Turki menjadi pihak dalam Perjanjian tentang Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT), ada tiga tanda peringatan yang menunjukkan bahwa Ankara berupaya memperoleh senjata nuklir.

Pertama, Erdogan secara eksplisit mengatakan tidak dapat diterima bahwa Turki tidak dapat memiliki senjata nuklir sendiri. Pada September 2019, ia memberi tahu anggota partainya, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP); "Beberapa negara memiliki rudal dengan hulu ledak nuklir, bukan satu atau dua. Tapi (mereka memberi tahu kami), kami tidak bisa memilikinya. Ini, saya tidak bisa menerima."

"Kedua, Erdogan sering bombastis, tetapi pada energi nuklir dia mengambil tindakan. Di sepanjang garis pantai Mediterania Turki, Rusia membangun empat reaktor pembangkit nuklir besar di Fasilitas Nuklir Akkuyu," kata Spacapan.

Ankara mengatakan bahwa tujuan dari reaktor itu adalah untuk mengurangi ketergantungan Turki pada impor gas guna memenuhi permintaan listrik. Namun, Spacapan mengatakan bahwa itu tidak benar bagi Turki.

“Fasilitas Akkuyu tidak membuat Turki kurang bergantung pada kekuatan asing. Rusia akan memiliki dan mengoperasikan fasilitas itu, dan sudah pasti bahwa Moskow menggunakan semua aset energinya—bukan hanya bahan bakar fosil—untuk paksaan," katanya. (Baca: Erdogan Tak Terima Turki Dilarang untuk Memiliki Senjata Nuklir )

"Fasilitas nuklir adalah investasi buruk karena Rusia hanya akan membiayai reaktor pertama di fasilitas dan pemerintah Turki harus mengamankan pembiayaan untuk tiga reaktor lainnya," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
7 Senjata yang Mengubah...
7 Senjata yang Mengubah Dunia pada Perang Dunia II, dari Supersonik hingga Bom Nuklir
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Blok Rusia Tekan Armenia:...
Blok Rusia Tekan Armenia: Pilih Tetap Jadi Sekutu atau Hengkang ke Uni Eropa!
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Bertemu Dubes dan Diaspora...
Bertemu Dubes dan Diaspora Indonesia di Rusia, Menko AHY Ajak Kolaborasi untuk Pembangunan Nasional
Jepang Diterjang Topan...
Jepang Diterjang Topan Dahsyat, Pemerintah kepada Warga: Selamatkan Nyawa Anda!
Rekomendasi
Silmy Karim dan Dadan...
Silmy Karim dan Dadan Hindayana Terjerat Korupsi, Istana Hormati Proses Hukum
Kronologi Wamen Imipas...
Kronologi Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Berita Terkini
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Infografis
Jerman Khawatir Bom...
Jerman Khawatir Bom Nuklir AS Tak Bela NATO saat Perang Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved