Pejabat Ukraina Yakin Stok Rudal Rusia Menipis, Eks Dubes AS: Hati-hati Buat Klaim

Selasa, 20 Desember 2022 - 17:22 WIB
loading...
A A A
Pada hari Senin, Ukrenegro mengumumkan pemadaman listrik darurat melalui Telegram di wilayah Sumy, Kharkiv, Poltava, Dnipropetrovsk, Kirovohrad, Zhytomyr, Cherkasy, Chernihiv, Zaporizhzhia, Kiev, termasuk ibu kota Kiev.

CEO Ukrenergo Volodymyr Kudrytskyi mengatakan kepada Voice of America yang berbasis di AS bahwa Rusia telah meluncurkan lebih dari 1.000 rudal berat dan drone kamikaze, yang diarahkan ke jaringan listrik Ukraina dan termasuk sebagian besar target Ukrenergo, target transmisi, dan pembangkit listrik.

Dia mengatakan kerusakan yang ditimbulkan dari serangan tersebut, yang terjadi pada awal Oktober, membutuhkan minimal USD1,5 miliar untuk memperbaikinya. Ini menyebabkan Ukrenegro, yang bertanggung jawab atas jaringan nasional Ukraina, memperkenalkan pemadaman listrik bergilir untuk menjaga keseimbangan sempurna antara pembangkitan dan konsumsi dalam sistem.

"Ini membuat kampanye melawan sistem tenaga terbesar dalam sejarah manusia," kata Kudrytskyi.

"Tidak ada yang pernah mengalami apa yang kami alami sekarang. Jadi, tentu saja, skala kehancuran seperti itu menimbulkan banyak masalah. Dan sayangnya jutaan orang Ukraina sekarang menderita karena jutaan orang terputus dari pasokan listrik," ia menambahkan.

Kudrytskyi menambahkan tujuan akhir Rusia adalah menyebabkan pemadaman total sistem. Dia merujuk pada "strategi yang jelas" yang menimbulkan kehancuran paling besar, menduga bahwa pasukan militer Rusia sedang "berkonsultasi" dengan para ahli energi tentang target mana yang akan diidentifikasi dan diserang.

Baca: Ukraina Kecam Kissinger: Kesepakatan dengan Iblis, Kemenangan bagi Putin

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Messi Menyala! Argentina...
Messi Menyala! Argentina Tundukkan Austria 2-0
Istana Sebut Konser...
Istana Sebut Konser EXO di Indonesia Jadi Bukti Kepercayaan Dunia Masih Kuat
Unpad Umumkan Hasil...
Unpad Umumkan Hasil SMUP 2026 Hari Ini, Cek Info Registrasi hingga UKT
Berita Terkini
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved