Pejabat Ukraina Yakin Stok Rudal Rusia Menipis, Eks Dubes AS: Hati-hati Buat Klaim

Selasa, 20 Desember 2022 - 17:22 WIB
loading...
Pejabat Ukraina Yakin...
Sistem pertahanan rudal S-300 Rusia. Foto/Ilustrasi
A A A
KIEV - Seorang pejabat tinggi Ukraina percaya bahwa Rusia telah kehabisan rudal untuk menargetkan infrastruktur penting.Namun seorang mantan duta besar Amerika Serikat (AS) mengingatkan untuk berhati-hati membuat klaim.

Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina Oleksiy Danilov mengatakan kepada outlet berita Ukraine Pravda bahwa Rusia memiliki paling banyak dua atau tiga, mungkin empat cadangan lagi.

“Tetapi kemudian mereka akan benar-benar tanpa rudal, yang tidak dapat diterima, karena mereka mungkin memiliki tantangan yang sangat berbeda, dan mereka harus meninggalkan setidaknya beberapa cadangan,” kata Danilov seperti dikutip dari Newsweek, Selasa (20/12/2022).

Sekitar sebulan yang lalu, Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov men-tweet daftar pasokan rudal Rusia presisi tinggi pada 22 November, menunjukkan berkurangnya persediaan rudal Iskander, Kalibr, Kh-22/32 dan Kh-35.

Mantan duta besar AS dan asisten anggota senior di lembaga nirlaba RAND Corporation, William Courtney, mengatakan kepada Newsweek bahwa sebaiknya Danilov dan pejabat Ukraina lainnya berhati-hati saat membuat klaim tentang persediaan rudal Rusia.

"Moskow memiliki cadangan untuk tujuan lain, termasuk perang dengan NATO," kata Courtney.

"Seberapa dalam keinginan untuk terjun ke dalam mereka untuk digunakan melawan Ukraina tidak mudah dinilai," imbuhnya.

Baca: Zelensky: Penaklukan Kembali Crimea telah Dimulai
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
30 Warga Sipil dan 7...
30 Warga Sipil dan 7 Tentara Iran Tewas dalam Serangan AS
Iran Ancam Pembalasan...
Iran Ancam Pembalasan Dahsyat ke AS: Tidak Pernah Mereka Bayangkan Sebelumnya
Rekomendasi
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Peserta Penmaba Jalur...
Peserta Penmaba Jalur Disabilitas UNJ 2026 Meningkat, Ini Jurusan Favoritnya
Berita Terkini
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Infografis
AS Mengakui Perang Ukraina...
AS Mengakui Perang Ukraina Adalah Perang Proksi AS dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved