Profil Abu Agela Mas’ud Kheir Al-Marimi, Tersangka yang Ditangkap AS dalam Tragedi Lockerbie Bombing 1988

Selasa, 13 Desember 2022 - 18:34 WIB
loading...
Profil Abu Agela Mas’ud...
Abu Agela Mas’ud Kheir Al-Marimi (tengah) berada di antara para tahanan. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Abu Agela Mas’ud Kheir Al-Marimi yang telah ditetapkan sebagai tersangka ini diduga sebagai dalang di balik tragedi Lockerbie Bombing pada 1988.

Dilansir dari justice.gov, pada 21 Desember 1988 silam, pesawat Pan Am Flight 103 hancur seketika setelah 38 menit lepas landas dari London. Penyebabnya adalah bom yang berada di kargo depan.

Pesawat tersebut jatuh di Lockerbie, Skotlandia, ketika tengah dalam perjalanan menuju Bandara John F Kennedy di New York. Kecelakaan tersebut menyebabkan 270 orang tewas.

Setelah bencana tersebut, penegak hukum Skotlandia dan Amerika Serikat lantas bekerja sama mengusut pelaku karena kejadian ini sangatlah jarang terjadi.

Baca juga: Dubes Rusia Peringatkan Situasi di Kosovo Menyerupai Ukraina

Setelah beberapa dekade barulah pada Desember 2020 Abu Agela Mas’ud Kheir Al-Marimi diduga sebagai pelaku sebagai perakit bom yang telah menghilangkan banyak nyawa tersebut.

Abu Agela Mas’ud Kheir Al-Marimi alias Mas'ud ini tergabung dalam sindikat External Security Organization (ESO), organisasi intelijen dari Libya yang dituding melakukan tindak terorisme.

Pada tahun 1988 silam, Mas'ud diarahkan pejabat organisasi tersebut menuju ke bandara dengan koper yang telah disiapkan.

Ketika berada di bandara, Mas'ud bertemu dengan Abdel Baset Ali al-Megrahi (Megrahi) dan Lamen Khalifa Fhimah (Fhimah) yang telah menjadi terdakwa sejak 1991 lalu.

Setelah mengatur waktu ledakan, Mas'ud lalu menyerahkan koper tersebut pada mereka berdua untuk diletakkan di pesawat. Mas'ud kemudian menumpang pesawat Libya Tripoli.

Menurut tuduhan dalam pengaduan, tiga atau empat hari setelah kembali ke Libya, Mas'ud dan Megrahi bertemu dengan seorang pejabat senior intelijen Libya yang mengucapkan terima kasih atas keberhasilan operasi.

Dikutip dari Reuters, selain pengeboman pesawat tersebut, Mas'ud juga sempat terlibat dalam pengeboman LaBelle Discotheque tahun 1986 di Berlin Barat, Jerman, yang menewaskan dua orang.

Abu Agila Mohammad Mas'ud Kheir Al-Marimi yang telah berusia 71 tahun ini menjalani sidang pada 12 Desember 2022.

Jika terbukti bersalah, Mas'ud terancam hukuman penjara seumur hidup. Seorang hakim pengadilan distrik federal akan menentukan hukuman apapun setelah mempertimbangkan Pedoman Hukuman AS dan faktor undang-undang lainnya.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Hilang Misterius 12...
Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun
Rekomendasi
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Mantan Menpora Dito...
Mantan Menpora Dito Ariotedjo Kembali Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kejari Jaksel Sebut...
Kejari Jaksel Sebut Praperadilan Roy Suryo Salah Alamat
Berita Terkini
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved