Roda Pendaratan Turun, Malaysia Airlines MH370 Diduga Ditenggelamkan dengan Cepat

Selasa, 13 Desember 2022 - 12:58 WIB
loading...
A A A
Baca juga: MH370 Berputar-putar 20 Menit, Kuatkan Teori Pilot Sengaja Menjatuhkannya

Pesawat Boeing 777 itu menghilang dari layar radar saat terbang dari Kuala Lumpur ke Beijing. Pesawat berbelok tak terduga dari jalur penerbangan yang direncanakan dan malah dilacak radar militer di atas Selat Malaka sebelum kehilangan kontak.

Setelah bertahun-tahun mempertanyakan penyebabnya, analisis oleh Richard Godfrey, seorang insinyur Inggris, dan Blaine Gibson, seorang investigator Amerika Serikat yang mencari reruntuhan MH370, menyatakan bahwa pesawat itu jatuh dengan cepat, dan dengan niat yang disengaja.

Jika sebuah pesawat terpaksa melakukan pendaratan darurat di air, pilot dilatih untuk menjaga agar roda pendaratan tetap ditarik untuk dampak kecepatan rendah yang terkendali.

Itulah yang dilakukan kapten maskapai AS Chesley "Sully" Sullenberger yang dengan gagah berani mendaratkan sebuah Airbus di sungai Hudson di New York pada tahun 2009.

Para pakar sekarang mengatakan, berdasarkan bukti baru, flaps pada MH370 diyakini tidak ditarik ketika mendarat di Samudera Hindia bagian selatan.

Menurut The Times, dengan sengaja memperpanjang roda pendaratan, salah satu pilot kemungkinan besar menyebabkan badan pesawat segera putus. Ini juga akan meningkatkan kemungkinan maskapai tenggelam dengan cepat.

Ini akan memberikan waktu yang terbatas bagi para penyintas untuk mengevakuasi diri dari pesawat.

"Kombinasi dampak kecepatan tinggi yang dirancang untuk memecah pesawat dan roda pendaratan yang diperpanjang yang dirancang untuk menenggelamkan pesawat secepat mungkin menunjukkan maksud yang jelas untuk menyembunyikan bukti kecelakaan," tulis surat kabar itu mengutip para pakar dan investigator.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Piala Dunia 2026: Spanyol...
Piala Dunia 2026: Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved