Sumber Orang Dalam Ungkap Daftar Hitam Rahasia Twitter

Sabtu, 10 Desember 2022 - 00:01 WIB
loading...
Sumber Orang Dalam Ungkap...
Akun Libs of TikTok ditangguhkan oleh Twitter. Foto/Twitter/bariweiss
A A A
WASHINGTON - Twitter telah menciptakan serangkaian penghalang dan alat bagi moderator untuk mencegah tweet dan topik tertentu menjadi tren, atau membatasi visibilitas seluruh akun tanpa sepengetahuan pengguna.

Pernyataan itu terungkap berdasarkan korespondensi internal dan wawancara dengan berbagai sumber tingkat tinggi di dalam perusahaan Twitter.

“Terlepas dari jaminan publik berulang kali oleh pejabat tinggi Twitter bahwa perusahaan tidak secara rahasia melarang para pengguna, terutama tidak berdasarkan sudut pandang atau ideologi politik, praktik tersebut sebenarnya ada di bawah eufemisme penyaringan visibilitas," ungkap jurnalis Bari Weiss, yang menerbitkan bagian kedua dari apa yang disebut “File Twitter” dalam utas panjang pada Kamis malam (8/12/2022).

“Pikirkan tentang pemfilteran visibilitas sebagai cara bagi kami untuk menekan apa yang dilihat orang ke tingkat yang berbeda. Ini adalah alat yang sangat ampuh,” ujar seorang karyawan senior Twitter.

Baca juga: Blinken Lempar Sinyal Swedia dan Finlandia Segera Gabung NATO

Sementara sumber yang lain mengakui bahwa, “Orang normal tidak tahu seberapa banyak yang kami lakukan.”

Moderator Twitter memiliki kekuatan menambahkan pengguna ke kategori seperti "Daftar Hitam Tren", "Daftar Hitam Pencarian", dan "Jangan Memperbesar", untuk membatasi cakupan tweet tertentu atau keseluruhan akun yang dapat ditemukan. Semuanya tanpa sepengetahuan pengguna atau peringatan apa pun.

Weiss mencatat alat tersebut bahkan digunakan untuk membatasi jangkauan akademisi, termasuk Dr Jay Bhattacharya dari Universitas Stanford, yang menimbulkan kontroversi setelah menantang keefektifan penguncian Covid-19 dan mandat pandemi lainnya.

Dia berakhir di "Daftar Hitam Tren" Twitter, menjaga postingannya keluar dari bagian trending situs itu, menurut dokumen tersebut.

Namun, di atas moderator umum adalah "grup rahasia" lain yang menangani masalah terkait "pengikut tinggi", "kontroversial", dan pengguna terkenal lainnya.

Dikenal sebagai "Kebijakan Integritas Situs, Dukungan Eskalasi Kebijakan," tim tersebut termasuk eksekutif tingkat tinggi seperti mantan Kepala Hukum, Kebijakan, dan Kepercayaan Vijaya Gadde, Kepala Kepercayaan dan Keamanan Global Yoel Roth, serta CEO Jack Dorsey dan Parag Agrawal.

Dalam satu contoh penting, tim moderasi tingkat atas terlibat dalam keputusan untuk berulang kali menangguhkan akun Libs of TikTok, yang secara rutin memposting materi yang mengejek kaum liberal dan progresif, dan telah mengumpulkan lebih dari 1,4 juta follower.

Sementara akun tersebut diberi tahu bahwa itu telah melanggar kebijakan Twitter terhadap "perilaku kebencian", memo internal perusahaan yang diedarkan pada Oktober mengakui akun tersebut tidak "secara langsung terlibat dalam perilaku yang melanggar kebijakan Perilaku Kebencian".

Grup “Kebijakan Integritas Situs” mengambil argumen baru, alih-alih mengatakan wanita yang menjalankan akun Libs of TikTok, Chaya Raichik, "mendorong pelecehan online."

Namun, ketika informasi pribadi Raichik terungkap secara online, Twitter menolak mengambil tindakan, menyimpulkan postingan yang berisi alamat rumahnya dan foto tempat tinggalnya tidak melanggar aturan platform tersebut.

Rilis dokumen tersebut didukung CEO baru perusahaan Elon Musk, yang setelah mengambil alih Twitter pada Oktober memecat beberapa eksekutif puncak, termasuk Gadde dan Roth.

Musk mencabut beberapa keputusan Twitter sebelumnya, yang memblokir akun mantan Presiden Donald Trump secara permanen.

"Kami baru saja memulai pelaporan kami," ungkap Weiss.

Dia menjanjikan bahwa bagian berikutnya dari Twitter Files akan segera diterbitkan jurnalis Matt Taibbi, yang membuka serial tersebut pekan lalu dengan pengungkapan tentang upaya seluruh perusahaan untuk menekan laporan yang merusak tentang keluarga Joe Biden.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: ‘Anda Curang atau Bodoh’
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Lumpuhkan Bandara General Santos, 17 Penerbangan Dibatalkan!
Rekomendasi
Anwar Abbas Apresiasi...
Anwar Abbas Apresiasi Kejagung Tangkap Petinggi BGN: Bukti Hukum Tidak Pandang Bulu
OTT di Muara Enim, KPK...
OTT di Muara Enim, KPK Tangkap 10 Orang Termasuk Bupati Edison
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Berita Terkini
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
Infografis
133 Orang Tewas dalam...
133 Orang Tewas dalam 24 Jam di Wilayah Selatan Saat Gaza Membara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved