Pasukan Somalia Rebut Kembali Kota Kunci dari Kelompok Al-Shabaab
Rabu, 07 Desember 2022 - 20:09 WIB
loading...
A
A
A
ATMIS mengatakan al-Shabaab telah menggunakan Adan Yabal sebagai basis pelatihan. Pasukan itu menyambut baik kembalinya kota itu ke kendali pemerintah Somalia.
Kelompok al-Shabaab, yang telah mengobarkan perang berdarah melawan pemerintah federal Somalia yang diakui secara internasional selama 15 tahun, juga menggunakan kota itu sebagai pusat logistik.
Kepala ATMIS, Mohammed El-Amine Souef mengatakan, kampanye yang lebih luas memberikan pukulan yang "destruktif dan menentukan" terhadap kelompok tersebut.
Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud, yang mendeklarasikan perang habis-habisan melawan al-Shabaab setelah terpilih pada Mei lalu, mengatakan upaya untuk menyingkirkan kelompok tersebut dari Hirshabelle dan Galmudug berada pada "tahap akhir" dengan hanya "kantong" perlawanan yang tersisa.
Baca: Militan Al-Shabab Serang Pangkalan Militer Somalia
AMISOM, inkarnasi sebelumnya dari pasukan AU di Somalia, telah merebut Adan Yabal dari para al-Shabaab pada tahun 2016 sebelum menyerahkan kendali beberapa bulan kemudian setelah pasukan Ethiopia mundur.
Kelompok al-Shabaab, yang telah mengobarkan perang berdarah melawan pemerintah federal Somalia yang diakui secara internasional selama 15 tahun, juga menggunakan kota itu sebagai pusat logistik.
Kepala ATMIS, Mohammed El-Amine Souef mengatakan, kampanye yang lebih luas memberikan pukulan yang "destruktif dan menentukan" terhadap kelompok tersebut.
Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud, yang mendeklarasikan perang habis-habisan melawan al-Shabaab setelah terpilih pada Mei lalu, mengatakan upaya untuk menyingkirkan kelompok tersebut dari Hirshabelle dan Galmudug berada pada "tahap akhir" dengan hanya "kantong" perlawanan yang tersisa.
Baca: Militan Al-Shabab Serang Pangkalan Militer Somalia
AMISOM, inkarnasi sebelumnya dari pasukan AU di Somalia, telah merebut Adan Yabal dari para al-Shabaab pada tahun 2016 sebelum menyerahkan kendali beberapa bulan kemudian setelah pasukan Ethiopia mundur.
Lihat Juga :