Senjata Nuklir Rusia Jadi Dalih Jerman Butuh Jet Tempur Siluman F-35 AS
Jum'at, 02 Desember 2022 - 11:15 WIB
loading...
A
A
A
Pejabat Rusia telah menolak narasi itu dengan mengatakan bahwa peringatannya hanyalah pengulangan dari postur nuklir negara tersebut.
Sebaliknya, Rusia menganggap ekspansi global jangkauan blok militer pimpinan AS itu sebagai ancaman besar.
"Posisi Rusia adalah bahwa setiap konfrontasi militer antara negara-negara nuklir, bahkan yang konvensional sekalipun, harus dihindari karena risiko eskalasi," kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.
Kanselir Jerman mengatakan negaranya akan menyelesaikan kesepakatan pada akhir tahun untuk pengadaan jet tempur F-35 produksi Lockheed Martin AS—yang dirancang untuk meluncurkan bom nuklir.
Saat ini, satu-satunya pesawat tempur di armada Jerman dengan kemampuan itu adalah Panavia Tornado, yang ingin diganti oleh militer dengan pesawat yang lebih modern.
Luftwaffe (Angkatan Udara Jerman) memiliki sekitar 90 jet, yang diperkenalkan pada 1980-an dan akan dihapus antara 2025 dan 2030.
Sebaliknya, Rusia menganggap ekspansi global jangkauan blok militer pimpinan AS itu sebagai ancaman besar.
"Posisi Rusia adalah bahwa setiap konfrontasi militer antara negara-negara nuklir, bahkan yang konvensional sekalipun, harus dihindari karena risiko eskalasi," kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.
Kanselir Jerman mengatakan negaranya akan menyelesaikan kesepakatan pada akhir tahun untuk pengadaan jet tempur F-35 produksi Lockheed Martin AS—yang dirancang untuk meluncurkan bom nuklir.
Saat ini, satu-satunya pesawat tempur di armada Jerman dengan kemampuan itu adalah Panavia Tornado, yang ingin diganti oleh militer dengan pesawat yang lebih modern.
Luftwaffe (Angkatan Udara Jerman) memiliki sekitar 90 jet, yang diperkenalkan pada 1980-an dan akan dihapus antara 2025 dan 2030.
Lihat Juga :