Rusia: AS dan NATO Berperan Langsung dalam Perang Ukraina
Jum'at, 02 Desember 2022 - 07:57 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, Moskow tidak pernah menghindar dari kemungkinan kontak antara Presiden AS Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin, dan telah menunjukkan kesediaan dengan menerima para pemimpin Jerman dan Prancis ketika mereka ingin membahas Ukraina.
Sedangkan pihak Ukraina mengatakan pihaknya hanya akan siap mengadakan pembicaraan setelah pasukan Rusia menarik diri dari wilayahnya, termasuk dari Crimea, yang dianeksasi Moskow pada 2014.
Kiev mengatakan bahwa Rusia hanya akan menggunakan pembicaraan sebagai kesempatan untuk mengulur waktu dan membangun kembali angkatan bersenjatanya.
Lavrov mengatakan klaim itu "tidak masuk akal" dan mengeluh tentang apa yang dia sebut harapan Amerika yang "naif" bahwa Rusia akan melanjutkan pembicaraan tentang stabilitas nuklir pada saat dia mengatakan bahwa Barat menggunakan Ukraina untuk menghancurkan Rusia.
Moskow menarik diri dari pembicaraan yang dijadwalkan minggu ini tentang perjanjian nuklir New START antara kedua negara.
"Untuk saat ini kami tidak mendengar ide yang berarti," kata Lavrov.
"(Tapi) jika akan ada proposal dari presiden (Biden) dan dari anggota pemerintahannya yang lain, kami tidak akan pernah menghindar dari kontak."
Sedangkan pihak Ukraina mengatakan pihaknya hanya akan siap mengadakan pembicaraan setelah pasukan Rusia menarik diri dari wilayahnya, termasuk dari Crimea, yang dianeksasi Moskow pada 2014.
Kiev mengatakan bahwa Rusia hanya akan menggunakan pembicaraan sebagai kesempatan untuk mengulur waktu dan membangun kembali angkatan bersenjatanya.
Lavrov mengatakan klaim itu "tidak masuk akal" dan mengeluh tentang apa yang dia sebut harapan Amerika yang "naif" bahwa Rusia akan melanjutkan pembicaraan tentang stabilitas nuklir pada saat dia mengatakan bahwa Barat menggunakan Ukraina untuk menghancurkan Rusia.
Moskow menarik diri dari pembicaraan yang dijadwalkan minggu ini tentang perjanjian nuklir New START antara kedua negara.
"Untuk saat ini kami tidak mendengar ide yang berarti," kata Lavrov.
"(Tapi) jika akan ada proposal dari presiden (Biden) dan dari anggota pemerintahannya yang lain, kami tidak akan pernah menghindar dari kontak."
(min)
Lihat Juga :