Rayakan Kemenangan AS di Piala Dunia, Seorang Pria Dilaporkan Dieksekusi Tentara Iran
Jum'at, 02 Desember 2022 - 05:52 WIB
loading...
A
A
A
Banyak warga Iran menolak untuk mendukung tim nasional mereka di Piala Dunia Qatar karena melihatnya sebagai lambang dari rezim tirani negara itu.
Gambar-gambar dari seluruh negeri, terutama di barat laut Kurdi, menunjukkan para pengunjuk rasa merayakan dengan gembira kekalahan timnas Iran dari AS.
Banyak yang meneriakkan "matilah sang diktator", sebuah slogan protes populer yang mengacu pada Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Iran telah disapu oleh gelombang aksi protes selama beberapa bulan terakhir yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini (22) dalam tahanan polisi. Ia ditangkap oleh polisi moralitas di Teheran karena diduga melanggar aturan berpakaian yang ketat di negara itu.
Protes penuh kemarahan dengan cepat meletus setelah kematiannya, menjadi salah satu tantangan paling serius bagi teokrasi Iran sejak berdirinya pada Revolusi Islam 1979.
Baca: Kelompok HAM Iran Sebut 448 Tewas dalam Penanganan Aksi Protes Massal
Gambar-gambar dari seluruh negeri, terutama di barat laut Kurdi, menunjukkan para pengunjuk rasa merayakan dengan gembira kekalahan timnas Iran dari AS.
Banyak yang meneriakkan "matilah sang diktator", sebuah slogan protes populer yang mengacu pada Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Iran telah disapu oleh gelombang aksi protes selama beberapa bulan terakhir yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini (22) dalam tahanan polisi. Ia ditangkap oleh polisi moralitas di Teheran karena diduga melanggar aturan berpakaian yang ketat di negara itu.
Protes penuh kemarahan dengan cepat meletus setelah kematiannya, menjadi salah satu tantangan paling serius bagi teokrasi Iran sejak berdirinya pada Revolusi Islam 1979.
Baca: Kelompok HAM Iran Sebut 448 Tewas dalam Penanganan Aksi Protes Massal
Lihat Juga :