AS Takut Vladimir Putin Gunakan Racun Ganas Novichok untuk Lumpuhkan Ukraina

Sabtu, 26 November 2022 - 00:59 WIB
loading...
A A A
Kremlin telah menyangkal menggunakan racun ganas Novichok untuk menyerang Navalny dan Skripal.

Pejabat Amerika itu mengatakan, di masa lalu, agen saraf Novichok telah digunakan oleh Rusia untuk menargetkan individu, dan itu juga dapat digunakan untuk menyebabkan peristiwa korban massal.

Beberapa bahan kimia dapat diubah menjadi aerosol atau dikirim menggunakan amunisi untuk menimbulkan kerusakan parah pada area yang luas, dan sekelompok besar orang.

Salah satu dari enam pejabat Amerika mengatakan kepada Politico bahwa serangan semacam itu dapat melibatkan agen berbasis farmasi (dikenal dengan bahasa sehari-hari PBA) yang mudah disembunyikan, dan dengan demikian lebih sulit bagi Barat untuk membuktikan keterlibatan Rusia.

Sebelumnya, Rusia telah membuat klaim bahwa AS mengoperasikan laboratorium senjata biologis (bioweapon) rahasia di Ukraina, yang pada saat itu menimbulkan kekhawatiran bahwa Rusia dapat meluncurkan serangan senjata kimia dan menyalahkan Ukraina dalam operasi bendera palsu.

Bulan lalu, Rusia mengeklaim Ukraina berada di tahap akhir untuk membuat "bom kotor", yang semakin meningkatkan kekhawatiran bahwa Moskow akan melakukan operasi bendera palsu.

Setelah melakukan inspeksi di Ukraina awal bulan ini, Badan Energi Atom Internasional (IAEA)—pengawas nuklir PBB—mengatakan bahwa mereka tidak menemukan bukti Ukraina mengembangkan senjata semacam itu.

Amerika Serikat telah lama mengetahui bahwa Rusia berupaya meningkatkan kapasitas senjata kimianya. Awal tahun ini, menurut laporan Politico, para senator AS diberi pengarahan tentang ancaman yang ditimbulkan program senjata kimia ke Ukraina.

Novichok, yang berarti pendatang baru dalam bahasa Rusia, dikembangkan oleh Uni Soviet pada tahun 1970-an sebagai senjata kimia jenis baru yang lebih sulit dideteksi, lebih kuat daripada agen saraf yang ada dan dikecualikan dari Perjanjian Senjata Kimia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
Berita Terkini
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved