5 Negara Anggota BRICS yang Kebijakannya Membuat Dolar AS Melemah

Jum'at, 25 November 2022 - 23:12 WIB
loading...
A A A
1. Brasil

Brasil menempati posisi ke delapan negara dengan PDB terbesar di dunia. Pada masa kejayaannya, Brasil menjadi salah satu tujuan investasi para pengusaha, misalnya investasi asing (Foreign Direct Investment) yang keuntungannya melesat tinggi pada tahun 2010. Hal itu menyebabkan kurs real Brasil menguat hingga 4,77 persen.

Namun pandemi Covid-19 membuat nilai mata uang Brasil menjadi yang paling terpuruk. Pada Mei 2020, kurs real bahkan menyentuh angka 5,71/USD, yang merupakan rekor terlemah sepanjang masa.

Kebijakan yang ditempuh oleh pemerintahnya pun cukup ekstrem, yakni melakukan aksi jual real, yang bahkan telah terjadi sebelum pandemi Covid-19.

2. Rusia

Rusia menjadi salah satu negara yang tidak lagi membutuhkan dolar amerika untuk perdagangan bilateral. Mereka telah menerapkan mekanisme penyelesaian bersama dalam rubel dan rupee.

Mereka pun mengeklaim tengah mengembangkan penyelesaian bersama dalam rubel dan yuan yang sedang dikembangkan oleh China.

3. India

Senada dengan Rusia, India pun tak lagi membutuhkan dolar AS dalam perdagangan bilateral. Bersama dengan Rusia, India kini menerapkan mekanisme penyelesaian bersama dalam rubel dan rupee. Timbal balik antara Rusia dan India ini telah tumbuh sebanyak lima kali lipat selama 40 tahun terakhir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
UMKM Nasional Miliki...
UMKM Nasional Miliki Ketangguhan Hadapi Serbuan Produk China
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Palestina Akhirnya Gelar...
Palestina Akhirnya Gelar Pemilu Legislatif Tahun Ini, Pertama sejak 20 Tahun
Rekomendasi
IHSG Ditutup Menguat...
IHSG Ditutup Menguat Tipis, Rupiah Masih Bertengger di Atas Rp18.000
Ola Elannor Tuangkan...
Ola Elannor Tuangkan Proses Berdamai dengan Kehilangan Lewat Dewasa Tanpamu
OBATApps dan Dami Sariwana...
OBATApps dan Dami Sariwana Perkuat Kompetensi Mahasiswa Farmasi
Berita Terkini
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved