Analisis Angkatan Laut AS: Iran di Balik Serangan Drone Kapal Tanker
Rabu, 23 November 2022 - 11:57 WIB
loading...
Ilustrasi grafis dan gambar yang diambil tim penjinak bahan peledak Angkatan Laut AS di atas kapal tanker M/T Pacific Zircon, 16 November 2022. Foto/us navy
A
A
A
WASHINGTON - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) merilis analisis pada Selasa (22/11/2022) yang menyimpulkan Iran berada di balik serangan pesawat tak berawak 15 November terhadap kapal tanker di lepas pantai Oman.
Kapal tanker Israel itu terkait dengan Israel. Laporan tersebut dirilis setelah laboratorium Angkatan Laut AS di Bahrain melakukan analisis forensik dengan pecahan puing dari pesawat tak berawak dan sampel sisa bahan peledak lainnya.
“Satu laboratorium Angkatan Laut AS di Bahrain telah mengkonfirmasi hubungan Iran dengan serangan pesawat tak berawak 15 November terhadap kapal tanker komersial berbendera Liberia yang melintasi perairan internasional di Timur Tengah,” ungkap pernyataan Armada ke-5 AS.
Drone itu adalah UAV Shahed-136 yang merupakan drone yang sama yang digunakan Houthi yang didukung Iran di Yaman.
Baca juga: CIA Incar Pejabat dan Pebisnis Rusia yang Muak dengan Perang Ukraina
Drone udara itu sama yang diduga diberikan Teheran kepada Rusia untuk digunakan melawan Ukraina.
Serangan 15 November terjadi setelah serangan pesawat tak berawak menargetkan kapal yang terkait dengan Israel.
Kapal tanker Israel itu terkait dengan Israel. Laporan tersebut dirilis setelah laboratorium Angkatan Laut AS di Bahrain melakukan analisis forensik dengan pecahan puing dari pesawat tak berawak dan sampel sisa bahan peledak lainnya.
“Satu laboratorium Angkatan Laut AS di Bahrain telah mengkonfirmasi hubungan Iran dengan serangan pesawat tak berawak 15 November terhadap kapal tanker komersial berbendera Liberia yang melintasi perairan internasional di Timur Tengah,” ungkap pernyataan Armada ke-5 AS.
Drone itu adalah UAV Shahed-136 yang merupakan drone yang sama yang digunakan Houthi yang didukung Iran di Yaman.
Baca juga: CIA Incar Pejabat dan Pebisnis Rusia yang Muak dengan Perang Ukraina
Drone udara itu sama yang diduga diberikan Teheran kepada Rusia untuk digunakan melawan Ukraina.
Serangan 15 November terjadi setelah serangan pesawat tak berawak menargetkan kapal yang terkait dengan Israel.
Lihat Juga :