Kim Jong-un kepada AS: Nuklir Dilawan Nuklir, Konfrontasi Habis-habisan
Minggu, 20 November 2022 - 00:24 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, itu juga sebagai peringatan kepada pemerintahan dan sekutu Presiden AS Joe Biden bahwa setiap provokasi militer akan memicu "penghancuran diri" mereka.
"Partai dan pemerintah kita harus dengan jelas menunjukkan keinginan terkuat mereka untuk membalas latihan perang agresi musuh yang histeris," kata Kim Jong-un, seperti dikutip KCNA.
Peluncuran ICBM hari Jumat dan peringatan keras Kim Jong-un datang hanya beberapa hari setelah Biden menekan Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan tatap muka pertama mereka di sela-sela KTT G20 di Bali untuk memberi tahu Kim Jong-un bahwa Washington tidak akan membela uji coba sejata nuklir Pyongyang.
Biden menjanjikan respons "defensif" untuk mengirim pesan yang jelas ke Korea Utara jika Xi Jinping tidak dapat mengendalikan Pyongyang. Biden belum secara langsung menangani uji coba ICBM Korut.
“Kami mengetahui peluncuran rudal balistik DPRK dan berkonsultasi erat dengan Republik Korea (ROK) dan Jepang, serta sekutu dan mitra regional lainnya,” kata Departemen Pertahanan AS dalam pernyataan yang dikirim ke Al Jazeera. DPRK adalah singkatan untuk nama resmi Korut; Republik Demokratik Rakyat Korea.
“Amerika Serikat mengutuk tindakan ini dan meminta DPRK untuk menahan diri dari tindakan melanggar hukum dan destabilisasi lebih lanjut. Meskipun kami telah menilai bahwa peristiwa ini tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap personel AS, atau wilayah, atau sekutu kami, kami akan terus memantau situasinya. Komitmen AS untuk membela ROK dan Jepang tetap kuat.”
"Partai dan pemerintah kita harus dengan jelas menunjukkan keinginan terkuat mereka untuk membalas latihan perang agresi musuh yang histeris," kata Kim Jong-un, seperti dikutip KCNA.
Peluncuran ICBM hari Jumat dan peringatan keras Kim Jong-un datang hanya beberapa hari setelah Biden menekan Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan tatap muka pertama mereka di sela-sela KTT G20 di Bali untuk memberi tahu Kim Jong-un bahwa Washington tidak akan membela uji coba sejata nuklir Pyongyang.
Biden menjanjikan respons "defensif" untuk mengirim pesan yang jelas ke Korea Utara jika Xi Jinping tidak dapat mengendalikan Pyongyang. Biden belum secara langsung menangani uji coba ICBM Korut.
“Kami mengetahui peluncuran rudal balistik DPRK dan berkonsultasi erat dengan Republik Korea (ROK) dan Jepang, serta sekutu dan mitra regional lainnya,” kata Departemen Pertahanan AS dalam pernyataan yang dikirim ke Al Jazeera. DPRK adalah singkatan untuk nama resmi Korut; Republik Demokratik Rakyat Korea.
“Amerika Serikat mengutuk tindakan ini dan meminta DPRK untuk menahan diri dari tindakan melanggar hukum dan destabilisasi lebih lanjut. Meskipun kami telah menilai bahwa peristiwa ini tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap personel AS, atau wilayah, atau sekutu kami, kami akan terus memantau situasinya. Komitmen AS untuk membela ROK dan Jepang tetap kuat.”
(min)
Lihat Juga :