Buntut Serangan Rudal, Tim Sepak Bola Polandia Dikawal Jet Tempur F-16 ke Qatar

Sabtu, 19 November 2022 - 02:15 WIB
loading...
Buntut Serangan Rudal,...
Pesawat pembawa tim sepak bola nasional Polandia untuk ajang Piala Dunia 2022 terbang ke Qatar dengan kawalan jet tempur F-16. Foto/Twitter/@LaczyNasPilka
A A A
WARSAWA - Tim sepak bola nasional Polandia dikawal ke ajang Piala Dunia di Qatar dengan jet tempur F-16. Itu dilakukan setelah sebuah rudal menghantam Przewodówon, wilayah Polandia timur yang dekat dengan perbatasan Ukraina , pada Selasa lalu.

Video dua jet tempur F-16 yang terbang di sebelah pesawat yang mengangkut pemain sepak bola Polandia telah di-posting oleh ESPN di Twitter. Video itu telah ditonton hampir 2 juta kali.

Jet-jet tempur itu mengawal pesawat pembawa tim sepak bola ke perbatasan selatan Polandia yang kemudian menuju Qatar.

Tim sepak bola nasional Polandia pada Jumat (18/11/2022) juga mem-posting gambar salah satu pesawat F-16 yang mengiringi pesawat mereka.

Baca juga: Orang-orang Rusia Mengolok-olok saat Rudal Ukraina Hantam Negara NATO

Rudal buatan Rusia yang menghantam kota Polandia pada hari Selasa, yang telah menewaskan dua orang, adalah insiden pertama dari perang Rusia di Ukraina yang secara langsung berdampak pada anggota NATO.

Polandia mengatakan bahwa rudal itu mendarat di wilayahnya, tetapi intelijen AS terbaru menyatakan bahwa serangan itu dihasilkan dari pencegatan sebagian rudal Rusia oleh sistem pertahanan udara Ukraina.

Tiga pejabat AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Associated Press bahwa penilaian awal menunjukkan bahwa rudal tersebut ditembakkan oleh pasukan Ukraina ke arah rudal Rusia yang masuk selama gelombang serangan rudal di Ukraina barat.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut serangan rudal itu eskalasi yang sangat signifikan karena perang di negaranya terus berkecamuk.

Serangan terhadap salah satu dari 30 anggota blok NATO dianggap sebagai serangan terhadap semua anggota berdasarkan Pasal 5 Piagam NATO, yang menimbulkan kekhawatiran tentang kemungkinan eskalasi perang di Ukraina.

Namun, Presiden Polandia Andrzej Duda men-tweet bahwa insiden itu tampaknya merupakan "kecelakaan yang tidak menguntungkan", bukan "serangan yang disengaja".

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Penyelidikan atas insiden ini sedang berlangsung, dan kami perlu menunggu hasilnya. Tetapi kami tidak memiliki indikasi bahwa ini adalah hasil dari serangan yang disengaja. Dan kami tidak memiliki indikasi bahwa Rusia sedang mempersiapkan tindakan militer ofensif terhadap NATO."

"Analisis awal kami menunjukkan bahwa insiden itu kemungkinan disebabkan oleh rudal pertahanan udara Ukraina yang ditembakkan untuk mempertahankan wilayah Ukraina dari serangan rudal jelajah Rusia," katanya.

"Tapi biar saya perjelas. Ini bukan kesalahan Ukraina. Rusia memikul tanggung jawab utama, karena melanjutkan perang ilegalnya melawan Ukraina."

Rusia membantah ada kaitannya dengan rudal yang menghantam Polandia, sementara Zelensky mengatakan dalam pidato televisi: "Saya yakin itu bukan rudal kami."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Janggal, Jubir Angkatan...
Janggal, Jubir Angkatan Laut Garda Revolusi Iran Tewas akibat Kecelakaan
Rekomendasi
4 Jenis Sujud dalam...
4 Jenis Sujud dalam Islam Lengkap dengan Bacaan Doa dan Waktu Pelaksanaannya
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Di Motion Trade, Anargya...
Di Motion Trade, Anargya Asset Management Bikin Challenge dengan Total Reward Rp25 Juta
Berita Terkini
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved