Pentagon Ragukan Klaim Iran Kembangkan Rudal Hipersonik

Jum'at, 18 November 2022 - 09:32 WIB
loading...
Pentagon Ragukan Klaim...
AS ragukan klaim Iran kembangkan rudal hipersonik. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) "skeptis" terhadap laporan yang menyatakan Iran telah mengembangkan rudal hipersonik. Hal itu diungkapkan seorang juru bicara Pentagon.

"Kami telah melihat laporan yang ditegaskan dan keluar dari Iran, kami tetap skeptis terhadap laporan tersebut," kata Sekretaris Pers Pentagon Sabrina Singh dalam konferensi pers.

“Kami akan terus memantau dengan cermat setiap perkembangan atau proliferasi dari Iran atau sistem rudal,” imbuhnya seperti dilansir dari Al Arabiya, Jumat (18/11/2022).

Pekan lalu, kantor berita semi-resmi Iran Tasnim mengutip komandan kedirgantaraan Garda Revolusi yang mengatakan Iran telah membuat rudal balistik hipersonik.

“Rudal ini memiliki kecepatan tinggi dan dapat bermanuver keluar masuk atmosfer. Itu akan menargetkan sistem anti-rudal canggih musuh dan merupakan lompatan generasi besar di bidang rudal,” lapor Tasnim mengutip komandan Amir Ali Hajizadeh.



Sedangkan surat kabar Iran yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Sobh-e-Sadegh, menerbitkan ancaman rudal hipersonik dalam bahasa Ibrani di halaman depannya. Media itu memperingatkan bahwa misil hipersonik Teheran yang baru dapat mencapai Israel dalam 400 detik.

“400 detik: Jenderal Amir Ali Hajizadeh, komandan Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam, mengatakan bahwa Iran telah memperoleh teknologi untuk rudal hipersonik,” tulis surat kabar tersebut.



Meskipun begitu belum ada laporan terkait uji coba rudal semacam itu yang telah dilakukan oleh Iran. Sementara Republik Islam itu telah mengembangkan industri senjata domestik yang besar dalam menghadapi sanksi dan embargo internasional, analis militer Barat mengatakan Iran terkadang melebih-lebihkan kemampuan senjatanya.

Rudal hipersonik, seperti rudal balistik tradisional, dapat terbang lebih dari lima kali kecepatan suara (Mach 5). Tapi mereka lebih bermanuver daripada rekan balistik mereka dan hanya membutuhkan lintasan rendah di atmosfer, membuat mereka lebih sulit untuk dilawan.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara Terluas di...
10 Negara Terluas di Dunia, Adakah Indonesia?
4 Alasan Elon Musk Akan...
4 Alasan Elon Musk Akan Dijadikan Nama Kapal Induk AS Terbaru, Salah Satunya Simbol Kebangkitan Militer
Insiden Paling Memalukan,...
Insiden Paling Memalukan, Tank AS Tenggelam di Rawa di dekat Perbatasan Belarusia, 4 Tentara Tewas
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hapus Pangkalan AS di Timur Tengah dari Peta
Netanyahu Batal Tunjuk...
Netanyahu Batal Tunjuk Eli Sharafit Jadi Bos Baru Shin Bet karena Kritik Trump
China Gelar Latihan...
China Gelar Latihan Militer Dekat Taiwan, AS Kirim Jet Tempur F-16 Block 70 Viper
Perang Panas Trump dan...
Perang Panas Trump dan Iran Bisa Picu Kiamat Inflasi?
Selamatkan Puluhan Warga...
Selamatkan Puluhan Warga Korsel dari Kebakaran Hutan, WNI Bisa Dapat Visa Jangka Panjang
Ngeri! Remaja Singapura...
Ngeri! Remaja Singapura Rencanakan Pembunuhan 100 Muslim di 5 Masjid saat Salat Jumat
Rekomendasi
Eksepsi dalam Perkara...
Eksepsi dalam Perkara Tipikor Atas Nama Tom Lembong
Porsche Luncurkan Proyek...
Porsche Luncurkan Proyek Percontohan Daur Ulang Baterai Tegangan Tinggi
Pangeran Harry Memutuskan...
Pangeran Harry Memutuskan Hubungan dengan Putri Eugenie, Merasa Dikhianati
Berita Terkini
Qatar, UEA, dan Israel...
Qatar, UEA, dan Israel Gelar Latihan Militer Bersama di Yunani
29 menit yang lalu
Netanyahu Ungkap Militer...
Netanyahu Ungkap Militer Israel akan Bangun Koridor Morag di Gaza
1 jam yang lalu
10 Negara Terkecil di...
10 Negara Terkecil di Dunia, Mayoritas Luasnya Lebih Kecil Dibandingkan Ukuran New York
10 jam yang lalu
10 Negara Terluas di...
10 Negara Terluas di Dunia, Adakah Indonesia?
11 jam yang lalu
Militer China Kepung...
Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran, AS Tak Bisa Berbuat Banyak
12 jam yang lalu
Israel Ingin Rebut Wilayah...
Israel Ingin Rebut Wilayah yang Lebih Luas, Hamas Siap Melawan
13 jam yang lalu
Infografis
Houthi Tembak Jatuh...
Houthi Tembak Jatuh Drone AS dengan Rudal Buatan Lokal
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved