Viral, Ular Python Burma Telan Buaya Besar Secara Utuh

Kamis, 17 November 2022 - 12:33 WIB
loading...
Viral, Ular Python Burma Telan Buaya Besar Secara Utuh
Bangkai seekor buaya besar ditemukan di dalam perut ular python Burma di Florida, AS. Foto/rosiekmoore/Instagram
A A A
FLORIDA - Seekor ular python Burma di Amerika Serikat (AS) telah menelan buaya besar secara utuh. Momenmengerikan ini diperlihatkan ahli patologi hewan ketika membedah perut ular yang telah disuntik mati tersebut.

Momen itu direkam dan video telah viral. Dalam video tersebut, yang telah ditonton lebih dari 17 juta kali, ahli patologi hewan menunjukkan tubuh buaya sepanjang lima kaki di dalam perut ular python berukuran 18 kaki yang telah disuntik mati di Florida.

Python Burma besar itu ditemukan oleh ahli biologi di Taman Nasional Everglades di Florida.

Negara bagian setempat telah mewajibkan ular python jenis ini untuk disuntik mati dan kemudian diserahkan ke laboratorium penelitian untuk autopsi hewan, yang dikenal sebagai nekropsi.

Baca juga: Viral Video 'Invasi Buaya' di Brasil, Apa yang Terjadi Sebenarnya?

Video itu di-posting ke Instagram oleh ahli geosains yang berbasis di Florida, Rosie Moore, yang menjelaskan kepada para pengikutnya mengapa ular python Burma itu dibunuh.

"Karena lingkungan subtropis Florida Selatan, dipasangkan dengan masa hidup ular python Burma yang panjang dan reproduksi yang cepat, ular ini telah berhasil menyerang daerah sensitif secara ekologis seperti Taman Nasional Everglades," tulis Moore, seperti dikutip The Mirror, Kamis (17/11/2022).

"Ini menimbulkan ancaman bagi berbagai satwa liar, karena preferensi makanan ular python yang luas," lanjut dia.

Ahli patologi itu memulai dengan memotong kulit ular dan perutnya sebelum mengeluarkan buaya yang mati, yang terlihat masih utuh.

Moore memberi tahu Live Science: "Python telah mulai mencerna gator [buaya], tetapi sebagian besar, gator itu sepenuhnya utuh." Dia menambahkan bahwa satu-satunya kerusakan yang terlihat adalah sisik buaya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1917 seconds (11.97#12.26)