Menlu Rusia: Konflik di Ukraina adalah Perang Hibrida
Selasa, 15 November 2022 - 20:21 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, delegasi Moskow percaya masalah tersebut tidak relevan dengan agenda pertemuan, tetapi menyarankan agar mencerminkan perbedaan pendapat tentang hal itu.
“Tentu, ada perang yang sedang berlangsung di Ukraina. Satu perang hibrida yang dilancarkan oleh Barat dan dipersiapkan selama bertahun-tahun, dimulai dengan mendukung kudeta bersenjata (pada 2014 di Ukraina) dan pemberdayaan kekuatan rasis serta neo-Nazi secara terbuka di sana,” tegas dia.
Baca juga: Hadir Virtual di G20 Bali, Zelensky Ajukan 10 Tuntutan Ukraina
Dia menjelaskan, peluncuran misi Uni Eropa (UE) pekan ini, yang bertujuan melatih 15.000 tentara Ukraina selama dua tahun, adalah contoh terbaru bagaimana negara-negara Barat mengambil bagian dalam "perang hibrida".
“Mempersenjatai dan mendanai pasukan Ukraina, pasokan intelijen dan bantuan dalam memilih target untuk aksi militer, yang dilakukan negara-negara Barat, menjadikan mereka peserta,” papar dia.
“Tentu, ada perang yang sedang berlangsung di Ukraina. Satu perang hibrida yang dilancarkan oleh Barat dan dipersiapkan selama bertahun-tahun, dimulai dengan mendukung kudeta bersenjata (pada 2014 di Ukraina) dan pemberdayaan kekuatan rasis serta neo-Nazi secara terbuka di sana,” tegas dia.
Baca juga: Hadir Virtual di G20 Bali, Zelensky Ajukan 10 Tuntutan Ukraina
Dia menjelaskan, peluncuran misi Uni Eropa (UE) pekan ini, yang bertujuan melatih 15.000 tentara Ukraina selama dua tahun, adalah contoh terbaru bagaimana negara-negara Barat mengambil bagian dalam "perang hibrida".
“Mempersenjatai dan mendanai pasukan Ukraina, pasokan intelijen dan bantuan dalam memilih target untuk aksi militer, yang dilakukan negara-negara Barat, menjadikan mereka peserta,” papar dia.
Lihat Juga :