Pria AS Dijebloskan ke Penjara Arab Saudi saat Umrah di Makkah
Senin, 14 November 2022 - 12:35 WIB
loading...
A
A
A
Belakangan, dua pria mendekatinya, mengatakan bahwa mereka berasal dari Libya dan menanyakan apa yang terjadi.
"Pada titik ini, Mohammad sangat marah, dia sangat marah. Dia berkata, 'Jika bukan karena Makkah dan Madinah, kami akan membakar negara ini sampai rata dengan tanah'," kata Moughni, seperti dikutip dari Fox2, Senin (14/11/2022).
Kedua pria itu ternyata agen Arab Saudi yang menyamar, dan Salem akhirnya ditangkap dan ditahan.
Kerabat Salem semakin mengkhawatirkan kondisinya sejak dia dipindahkan ke Penjara Pusat Dhahban, di mana kelompok hak asasi manusia (HAM) sebelumnya mendokumentasikan tuduhan penyiksaan menggunakan sengatan listrik dan cambuk.
Arab Saudi sering dikritik karena tidak mentoleransi perbedaan pendapat dan baru-baru ini menjadi sorotan karena hukuman penjara selama beberapa dekade yang dijatuhkan kepada sejumlah wanita yang men-tweet dan me-retweet posting-an yang mengkritik rezim Riyadh.
Minggu ini, Carly Morris, seorang wanita AS yang secara terbuka menuduh mantan suaminya dari Arab Saudi menjebak putri mereka di kerajaan di bawah apa yang disebut undang-undang perwalian, ditahan sebentar.
"Pada titik ini, Mohammad sangat marah, dia sangat marah. Dia berkata, 'Jika bukan karena Makkah dan Madinah, kami akan membakar negara ini sampai rata dengan tanah'," kata Moughni, seperti dikutip dari Fox2, Senin (14/11/2022).
Kedua pria itu ternyata agen Arab Saudi yang menyamar, dan Salem akhirnya ditangkap dan ditahan.
Kerabat Salem semakin mengkhawatirkan kondisinya sejak dia dipindahkan ke Penjara Pusat Dhahban, di mana kelompok hak asasi manusia (HAM) sebelumnya mendokumentasikan tuduhan penyiksaan menggunakan sengatan listrik dan cambuk.
Arab Saudi sering dikritik karena tidak mentoleransi perbedaan pendapat dan baru-baru ini menjadi sorotan karena hukuman penjara selama beberapa dekade yang dijatuhkan kepada sejumlah wanita yang men-tweet dan me-retweet posting-an yang mengkritik rezim Riyadh.
Minggu ini, Carly Morris, seorang wanita AS yang secara terbuka menuduh mantan suaminya dari Arab Saudi menjebak putri mereka di kerajaan di bawah apa yang disebut undang-undang perwalian, ditahan sebentar.
Lihat Juga :