4 Kapal Perang Inggris Ikut Operasi Keamanan Piala Dunia 2022

Sabtu, 12 November 2022 - 18:40 WIB
loading...
4 Kapal Perang Inggris...
4 Kapal Perang Inggris Ikut Operasi Keamanan Piala Dunia 2022. FOTO/Royal Navy
A A A
LONDON - Angkatan Laut Kerajaan Inggris mengerahkan 4 kapal ke Teluk sebagai bagian dari langkah-langkah keamanan di sekitar Piala Dunia FIFA di Qatar. Tuan rumah dilaporkan mencari koalisi internasional untuk memastikan keamanan untuk kompetisi.

Tiga kapal pemburu ranjau Inggris dan sebuah kapal pendukung tambahan yang berbasis di Bahrain, dilaporkan akan ambil bagian dalam patroli reguler sepanjang turnamen.

Baca: Skuad Timnas Argentina di Piala Dunia 2022: Lionel Scaloni Boyong Dybala

“Tiga pemburu ranjau, ditambah kapal induk mereka, telah ditugaskan untuk tetap berada di dalam dan sekitar Qatar dan (Teluk) Tengah sampai Natal sebagai bagian dari upaya keamanan internasional yang dipimpin Qatar, memastikan festival sepakbola terbesar di dunia tidak dirusak oleh tindakan bermusuhan,” kata seorang juru bicara Angkatan Laut Kerajaan Inggris kepada surat kabar Metro, seperti dikutip dari Arab News.

“HMS Chiddingfold dan HMS Bangor akan melakukan patroli sepanjang waktu di jalur laut yang mengarah ke negara Teluk, menggunakan sonar canggih dan perangkat bawah air yang dikendalikan dari jarak jauh untuk menemukan dan mengidentifikasi ranjau atau bom,” lanjutnya.

Ditambahkan pula, HMS Middleton akan tetap siaga untuk memberikan dukungan tambahan jika diperlukan.

“Pasukan pemburu ranjau kami telah berada di sini selama 16 tahun menjaga rute laut tetap terbuka. Aliran perdagangan dan energi yang berkelanjutan selama masa-masa penuh gejolak ini bahkan lebih penting bagi kepentingan Inggris,” kata Komandan kelompok itu, Adrian Visram.

Baca: Senegal Pakai Dukun Obati Sadio Mane agar Main di Piala Dunia 2022

“Merupakan hak istimewa yang luar biasa untuk memerintahkan dukungan Angkatan Laut Kerajaan untuk Piala Dunia FIFA, membangun hubungan pertahanan yang kuat antara Qatar dan Inggris,” lanjutnya.

“Ini menunjukkan komitmen kami untuk bekerja dengan sekutu dan mitra internasional untuk melindungi dari ancaman di luar negeri dan mempromosikan nilai-nilai kami,” tambah Visram.

Qatar akan mengerahkan puluhan ribu personel keamanan untuk Piala Dunia, termasuk polisi dan spesialis dari 13 negara lain, untuk menjaga ketertiban dan mencegah aktivitas teroris. Polisi anti huru hara dan ahli penjinak bom Prancis, Turki dan Pakistan akan berada di antara mereka yang ditempatkan di stadion dan zona kipas di seluruh Qatar.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Uruguay Tersandera Dokumen...
Uruguay Tersandera Dokumen Pesawat, FIFA dan Maskapai Saling Lempar Tanggung Jawab
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Putin Akui Ekonomi Rusia...
Putin Akui Ekonomi Rusia Hancur akibat Serangan Ukraina: Tapi Kami Cepat Pulih
Rekomendasi
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Resepsi Jennifer Coppen...
Resepsi Jennifer Coppen dan Justin Hubner Curi Perhatian, Tema Kartu Remi Bikin Salfok
Uruguay Tersandera Dokumen...
Uruguay Tersandera Dokumen Pesawat, FIFA dan Maskapai Saling Lempar Tanggung Jawab
Berita Terkini
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved