AS Siap Pasok Banyak Senjata Baru ke Ukraina untuk Lawan Rusia, Ini Rinciannya

Jum'at, 11 November 2022 - 08:10 WIB
loading...
AS Siap Pasok Banyak...
AS siap pasok banyak senjata baru ke Ukraina untuk melawan invasi Rusia. Itu termasuk sistem pertahanan udara Avenger. Foto/Military-Today
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) sedang bersiap memasok banyak senjata baru ke Ukraina untuk melawan invasi Rusia . Paket senjata baru ini termasuk sistem pertahanan udara Avenger.

Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan mengatakan selain sistem pertahanan udara Avenger yang dilengkapi dengan rudal Stinger, paket senjata baru itu juga mencakup misil untuk sistem pertahanan udara Hawk.

“Peningkatan pertahanan udara ini akan sangat penting bagi Ukraina karena Rusia terus menggunakan rudal jelajah dan drone buatan Iran untuk menyerang infrastruktur sipil yang penting,” kata Sullivan saat konferensi pers di Gedung Putih, Kamis, seperti dikutip Al Arabiya, Jumat (11/11/2022).

Baca juga: AS Uji Coba Rudal Jelajah di Arktik, Sengaja Provokasi Rusia

Sullivan menambahkan bahwa senjata AS akan melengkapi kontribusi pertahanan udara lainnya yang diumumkan oleh sekutu dan mitra.

Sementara itu, Pentagon juga mengeluarkan pernyataan tentang rincian paket senjata baru untuk Ukraina. Berikut rinciannya:

1. Amunisi tambahan untuk Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS)
2. 21.000 peluru artileri 155mm
3. 500 peluru artileri 155mm berpemandu presisi
4. 10.000 peluru mortir 120mm
5. 100 Kendaraan Beroda Serbaguna Mobilitas Tinggi (HMMWVs)
6. 400 peluncur granat
7. Senjata kecil, optik, dan lebih dari 20.000.000 butir amunisi senjata ringan
9. Peralatan pembongkaran untuk pembersihan rintangan
10. Alat pelindung cuaca dingin

“Dengan serangan udara Rusia yang tak henti-hentinya dan brutal terhadap infrastruktur kritis Ukraina, kemampuan pertahanan udara tambahan sangat penting,” bunyi pernyataan Pentagon.

AS telah memberikan lebih dari USD21,4 miliar bantuan keamanan untuk Ukraina dan lebih dari USD18,6 miliar sejak awal invasi Rusia pada 24 Februari.

“Untuk memenuhi persyaratan medan perang Ukraina yang berkembang, Amerika Serikat akan terus bekerja dengan Sekutu dan mitranya untuk menyediakan Ukraina dengan kemampuan utama,” lanjut Pentagon.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Trump Peringatkan China-Rusia...
Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!
Rekomendasi
Hadis-hadis yang Menjelaskan...
Hadis-hadis yang Menjelaskan Tentang Pengikut Dajjal
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Berita Terkini
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved