Akui Potensi Kejahatan Perang di Yaman, Inggris Tetap Jual Senjata ke Saudi
Rabu, 08 Juli 2020 - 08:03 WIB
loading...
A
A
A
Truss, yang menjelaskan keputusan pemerintah lebih lanjut, mengklaim bahwa terlepas dari potensi pelanggaran bersejarah, Arab Saudi memiliki niat tulus dan kapasitas untuk mematuhi IHL.
Pengumuman itu membuat banyak pihak terkejut, karena muncul hanya satu hari setelah Menteri Luar Negeri Dominic Raab diejek tanpa ampun secara online karena menjatuhkan sanksi ekonomi global yang menargetkan puluhan indivividu atau pun organisasi asal Saudi, Rusia, Myanmar dan Korea Utara yang telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia paling buruk.
Raab, dalam pengumuman penjatuhan sanksi ekonomi, mengatakan ada pembekuan aset dan larangan visa untuk 20 warga negara Arab Saudi yang bertanggung jawab atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.
"Pemboman yang dipimpin oleh Saudi atas Yaman telah menciptakan krisis kemanusiaan terburuk di dunia, dan pemerintah sendiri mengakui bahwa senjata buatan Inggris telah memainkan peran sentral dalam pemboman tersebut. Kami akan mengeksplorasi semua opsi yang tersedia untuk menantangnya," kata Andrew Smith, dari organisasi Kampanye Melawan Perdagangan Senjata, seperti dikutip The Guardian, Rabu (8/7/2020).
Pengumuman itu membuat banyak pihak terkejut, karena muncul hanya satu hari setelah Menteri Luar Negeri Dominic Raab diejek tanpa ampun secara online karena menjatuhkan sanksi ekonomi global yang menargetkan puluhan indivividu atau pun organisasi asal Saudi, Rusia, Myanmar dan Korea Utara yang telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia paling buruk.
Raab, dalam pengumuman penjatuhan sanksi ekonomi, mengatakan ada pembekuan aset dan larangan visa untuk 20 warga negara Arab Saudi yang bertanggung jawab atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.
"Pemboman yang dipimpin oleh Saudi atas Yaman telah menciptakan krisis kemanusiaan terburuk di dunia, dan pemerintah sendiri mengakui bahwa senjata buatan Inggris telah memainkan peran sentral dalam pemboman tersebut. Kami akan mengeksplorasi semua opsi yang tersedia untuk menantangnya," kata Andrew Smith, dari organisasi Kampanye Melawan Perdagangan Senjata, seperti dikutip The Guardian, Rabu (8/7/2020).
(min)
Lihat Juga :