Lagi, Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik
Rabu, 09 November 2022 - 15:40 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian Pertahanan Korsel sangat mengutuk peluncuran rudal pada saat itu, menyebutnya sebagai pelanggaran pakta militer antar-Korea 2018 yang melarang kegiatan apa pun yang memicu ketegangan perbatasan.
"Peluncuran rudal SA-5 ini jelas merupakan provokasi yang disengaja dan disengaja," kata Kementerian Pertahanan Korsel dalam sebuah pernyataan.
“SA-5 juga memiliki karakteristik rudal permukaan-ke-permukaan, dan Rusia telah menggunakan rudal serupa di Ukraina untuk serangan permukaan-ke-permukaan,” sambung pernyataan itu.
Sebuah kapal Angkatan Laut Korsel menggunakan penyelidikan bawah air untuk memulihkan rudal tersebut, yang datang saat Korut menguji coba beberapa rudal pekan lalu, termasuk kemungkinan rudal balistik antarbenua (ICBM) yang gagal, memprotes latihan udara bersama oleh Korsel dan Amerika Serikat (AS).
Ini adalah pertama kalinya rudal balistik Korut mendarat di dekat perairan Korsel.
Militer Korut mengatakan peluncuran itu merupakan simulasi serangan terhadap Korsel dan AS, mengkritik latihan mereka sebagai latihan perang yang berbahaya dan agresif.
Baca: Korea Utara Akui Tes Rudalnya sebagai Latihan Menyerang Korsel dan AS
Pejabat Korsel dan AS juga mengatakan bahwa Pyongyang telah membuat persiapan teknis untuk menguji perangkat nuklir, yang pertama kali dilakukan sejak 2017.
"Peluncuran rudal SA-5 ini jelas merupakan provokasi yang disengaja dan disengaja," kata Kementerian Pertahanan Korsel dalam sebuah pernyataan.
“SA-5 juga memiliki karakteristik rudal permukaan-ke-permukaan, dan Rusia telah menggunakan rudal serupa di Ukraina untuk serangan permukaan-ke-permukaan,” sambung pernyataan itu.
Sebuah kapal Angkatan Laut Korsel menggunakan penyelidikan bawah air untuk memulihkan rudal tersebut, yang datang saat Korut menguji coba beberapa rudal pekan lalu, termasuk kemungkinan rudal balistik antarbenua (ICBM) yang gagal, memprotes latihan udara bersama oleh Korsel dan Amerika Serikat (AS).
Ini adalah pertama kalinya rudal balistik Korut mendarat di dekat perairan Korsel.
Militer Korut mengatakan peluncuran itu merupakan simulasi serangan terhadap Korsel dan AS, mengkritik latihan mereka sebagai latihan perang yang berbahaya dan agresif.
Baca: Korea Utara Akui Tes Rudalnya sebagai Latihan Menyerang Korsel dan AS
Pejabat Korsel dan AS juga mengatakan bahwa Pyongyang telah membuat persiapan teknis untuk menguji perangkat nuklir, yang pertama kali dilakukan sejak 2017.
Lihat Juga :