Filipina Cabut Larangan Pengiriman Tenaga Kerja ke Arab Saudi

Selasa, 08 November 2022 - 00:30 WIB
loading...
Filipina Cabut Larangan...
Filipina Cabut Larangan Pengiriman Tenaga Kerja ke Arab Saudi. FOTO/Reuters
A A A
MANILA - Filipina mencabut larangan penempatan pekerja, termasuk pembantu rumah tangga dan pekerja konstruksi, ke Arab Saudi pada Senin (7/11/2022). Keputusan ini diambil setelah langkah-langkah diambil untuk mengurangi pelanggaran yang sering terjadi, kata para pejabat.

Pejabat buruh berhenti mengirim pekerja ke kerajaan kaya minyak itu setahun yang lalu karena adanya sejumlah pelanggaran, termasuk perusahaan yang tidak membayar upah kepada ribuan pekerja konstruksi Filipina, dan ancaman virus corona.

Baca: Arab Saudi Pancung Wanita Filipina atas Kasus Pembunuhan

Susan Ople, yang mengepalai Departemen Pekerja Migran yang baru dibentuk di negara itu, mengatakan negosiasi berbulan-bulan dengan pejabat Arab Saudi telah menghasilkan kesepakatan tentang perlindungan tambahan, termasuk penerapan kontrak kerja standar yang memberikan perlindungan asuransi bagi pekerja untuk tidak dibayarnya pekerjaan dan memungkinkan pekerja untuk berganti majikan jika terjadi pelecehan.

"Di bawah kontrak kerja baru yang memastikan perlindungan pekerja yang lebih besar, pekerja kami sekarang dapat menemukan pekerjaan yang menguntungkan di salah satu pasar tenaga kerja terbesar di dunia," kata Ople dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari AP.

Lebih dari 189.000 pekerja Filipina dikerahkan ke Arab Saudi pada 2019, sebelum pandemi virus corona melanda. Tujuan utama pekerja Filipina lainnya termasuk Amerika Serikat, Singapura, Jepang, Uni Emirat Arab, dan Inggris.

Pengaturan yang lebih transparan dan adil untuk menyelesaikan perselisihan antara pekerja dan majikan akan diadopsi di Arab Saudi dan pengaduan perdagangan manusia akan ditangani langsung oleh pejabat Saudi yang fokus pada masalah untuk tanggapan yang lebih baik, kata pejabat Filipina.

Baca: Pekerja Filipina di Saudi: Bawa Kami Pulang

Ople juga mengatakan, para pejabat Arab Saudi akan mengunjungi Filipina bulan ini untuk meninjau bersama gaji pekerja Filipina dan melanjutkan diskusi tentang keluhan atas gaji ribuan pekerja konstruksi Filipina yang belum dibayar sejak 2016.

Sekitar sepersepuluh dari 109 juta orang Filipina bekerja dan tinggal di luar negeri dan sejumlah besar uang yang mereka kirim ke rumah telah membantu menjaga ekonomi yang digerakkan oleh konsumsi negara itu bertahan selama beberapa dekade.

Tahun lalu, rekor pengiriman uang ke tanah air senilai USD31 miliar, mendorong pemulihan ekonomi Filipina, yang merosot dalam resesi terburuk pasca-Perang Dunia II pada 2020 karena penguncian virus corona yang berkepanjangan.

Kelemahan dari diaspora yang sebagian besar didorong oleh kemiskinan adalah terus berlanjutnya laporan pelecehan dan eksploitasi, terutama pembantu rumah tangga, yang terkadang menyebabkan cedera serius atau kematian dan memicu kegemparan di Filipina.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Berita Terkini
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved