Korut Bersumpah Merespons Luar Biasa Latihan Militer Vigilant Storm AS-Korsel
Senin, 07 November 2022 - 09:09 WIB
loading...
A
A
A
Tentara Korea Utara (KPA) mengatakan telah melakukan kegiatan yang mensimulasikan berbagai serangan terhadap pangkalan udara dan pesawat Seoul dan Washington, serta kota besar Korea Selatan. "Untuk menghancurkan histeria perang musuh yang gigih," lanjut militer Korut.
KPA juga mengonfirmasi tembakan dua rudal jelajah strategis, yang terindikasi berkemampuan nuklir, pada 2 November menuju perairan Ulsan, kota pesisir tenggara yang menampung pembangkit listrik tenaga nuklir dan pabrik besar.
Operasi tersebut juga termasuk peluncuran dua rudal balistik taktis yang sarat dengan hulu ledak dispersi, uji coba hulu ledak fungsional khusus yang melumpuhkan sistem komando operasi musuh, dan serangan mendadak habis-habisan yang melibatkan 500 jet tempur.
Staf Umum KPA menuduh Seoul dan Washington menimbulkan konfrontasi yang lebih tidak stabil."Dan bersumpah untuk melawan latihan mereka dengan langkah-langkah militer praktis yang berkelanjutan, tegas dan luar biasa," imbuh militer Korut.
"Semakin gigih gerakan militer provokatif musuh berlanjut, semakin teliti dan tanpa ampun KPA akan melawan mereka."
KPA juga mengonfirmasi tembakan dua rudal jelajah strategis, yang terindikasi berkemampuan nuklir, pada 2 November menuju perairan Ulsan, kota pesisir tenggara yang menampung pembangkit listrik tenaga nuklir dan pabrik besar.
Operasi tersebut juga termasuk peluncuran dua rudal balistik taktis yang sarat dengan hulu ledak dispersi, uji coba hulu ledak fungsional khusus yang melumpuhkan sistem komando operasi musuh, dan serangan mendadak habis-habisan yang melibatkan 500 jet tempur.
Staf Umum KPA menuduh Seoul dan Washington menimbulkan konfrontasi yang lebih tidak stabil."Dan bersumpah untuk melawan latihan mereka dengan langkah-langkah militer praktis yang berkelanjutan, tegas dan luar biasa," imbuh militer Korut.
"Semakin gigih gerakan militer provokatif musuh berlanjut, semakin teliti dan tanpa ampun KPA akan melawan mereka."
(min)
Lihat Juga :