Menlu AS Telepon Presiden Palestina, Tegaskan Komitmen untuk Solusi Dua Negara
Minggu, 06 November 2022 - 14:35 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Departemen Luar Negeri AS, Blinken menggarisbawahi keprihatinannya yang mendalam atas situasi di Tepi Barat, termasuk meningkatnya ketegangan, kekerasan, dan hilangnya nyawa warga Palestina dan Israel. Ia juga menekankan perlunya semua pihak untuk segera meredakan situasi.
Baca: Netanyahu Hampir Menang, Warga Palestina Cemas Kekerasan Meningkat
Tentara Israel mengatakan, jet tempurnya pada Jumat pagi menargetkan lokasi pembuatan roket di Jalur Gaza yang diblokade, sebagai tanggapan atas beberapa roket yang ditembakkan ke Israel. Satu hari sebelumnya, empat warga Palestina, termasuk seorang penyerang, dibunuh oleh pasukan Israel di Yerusalem Timur yang dicaplok Israel dan Tepi Barat yang diduduki.
Analis Palestina, Noor Odeh mengatakan, perbedaan posisi ideologis yang diungkapkan oleh politisi Israel mengenai masa depan wilayah pendudukan membuat sedikit perbedaan pada kebijakan, yang selalu didikte oleh ketakutan keamanan orang Israel.
“Dalam hal kebijakan, menentang kenegaraan, mencari aneksasi (Tepi Barat yang diduduki), apakah secara de facto atau tidak, mereka semua membaca dari buku pedoman yang sama, karena mereka semua melayani opini publik sayap kanan yang sama," jelasnya.
Baca: Netanyahu Hampir Menang, Warga Palestina Cemas Kekerasan Meningkat
Tentara Israel mengatakan, jet tempurnya pada Jumat pagi menargetkan lokasi pembuatan roket di Jalur Gaza yang diblokade, sebagai tanggapan atas beberapa roket yang ditembakkan ke Israel. Satu hari sebelumnya, empat warga Palestina, termasuk seorang penyerang, dibunuh oleh pasukan Israel di Yerusalem Timur yang dicaplok Israel dan Tepi Barat yang diduduki.
Analis Palestina, Noor Odeh mengatakan, perbedaan posisi ideologis yang diungkapkan oleh politisi Israel mengenai masa depan wilayah pendudukan membuat sedikit perbedaan pada kebijakan, yang selalu didikte oleh ketakutan keamanan orang Israel.
“Dalam hal kebijakan, menentang kenegaraan, mencari aneksasi (Tepi Barat yang diduduki), apakah secara de facto atau tidak, mereka semua membaca dari buku pedoman yang sama, karena mereka semua melayani opini publik sayap kanan yang sama," jelasnya.
(esn)
Lihat Juga :