Usai Iran, Giliran Korut Dituduh Pasok Senjata ke Rusia untuk Gempur Ukraina

Kamis, 03 November 2022 - 08:46 WIB
loading...
Usai Iran, Giliran Korut...
Korea Utara dituduh Amerika Serikat telah memasok senjata ke Rusia untuk membantu perang Moskow di Ukraina. Foto/KCNA via REUTERS
A A A
WASHINGTON - Setelah Iran, kini giliran Korea Utara (Korut) dituduh memasok senjata ke Rusia untuk membantu perang Moskow di Ukraina .

Tuduhan ini datang dari Amerika Serikat (AS). Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby mengatakan Washington memiliki informasi yang mengindikasikan Pyongyang secara diam-diam memasok peluru artileri dalam jumlah signifikan ke Moskow.

"Korea Utara berusaha membuatnya tampak seolah-olah [senjata] mereka dikirim ke negara-negara di Timur Tengah atau Afrika Utara," kata Kirby, seperti dikutip AP, Kamis (3/11/2022).

Dia menolak untuk memberikan perkiraan spesifik tentang jumlah amunisi yang dikirim untuk mendukung perang Rusia, tetapi mencatat bahwa AS tidak percaya jumlah amunisi tersebut akan mengubah momentum perang di Ukraina.

Baca juga: Jenderal-jenderal Rusia Telah Bahas Kapan Gunakan Bom Nuklir di Ukraina

Para pejabat AS percaya bahwa pengiriman senjata-senjata tersebut, di mana drone yang diperoleh Rusia dari Iran, menunjukkan bahwa perang yang kejam dan sanksi Barat telah melemahkan persenjataan dan kemampuan Rusia untuk memproduksi senjata baru.

“Ketika [Presiden Rusia Vladimir Putin] terus kehilangan tempat, kehilangan tentara, kehilangan momentum, dia mencapai di luar perbatasannya,” kata Kirby.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Brasil Rajai Daftar...
Brasil Rajai Daftar Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Berita Terkini
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved