Jack the Ripper, Pembunuh Sadis Perenggut Nyawa 5 Wanita di London
Rabu, 02 November 2022 - 19:30 WIB
loading...
Ilustrasi
A
A
A
LONDON - Jack the Ripper adalah nama samaran pembunuh berantai yang terjadi di London . Ini menjadi salah satu misteri pembunuhan paling menyita perhatian di dunia hingga saat ini. Sejumlah buku dan film berdasarkan kisah ini pernah muncul.
Kasus pembunuhan berantai ini terjadi pada 3 April 1888 hingga 13 Februari 1891 dan menjadi salah satu kasus yang terkenal di London hingga saat ini. Pembunuhan tersebut terkenal dengan sebutan ‘Pembunuhan Whitechapel’.
Baca: Beijing Vonis Mati 'Jack The Ripper' China
Korban dari Jack the Ripper disebut ‘lima kanonik’ yang terdiri dari lima korban, yaitu Mary Ann Nicholas (tubuhnya ditemukan pada 31 Agustus), Annie Chapman (ditemukan 8 September), Elizabeth Stride (ditemukan 30 September), Catherine Eddowes (ditemukan 30 September), dan Mary Jane Kelly (ditemukan pada 9 November). Menurut asumsi umum, kelima korban tersebut merupakan pelacur, kecuali Mary Jane Kelly yang dibunuh saat sedang mencari jalan.
Dalam setiap aksinya, leher korban dipotong dan tubuhnya dimutilasi. Hasil mutilasi tersebut menunjukkan bahwa pelaku sudah ahli dengan anatomi manusia. Beberapa organ vital pada setiap korban juga hilang dan tubuh ditemukan berantakan. Bahkan salah satu dari korban ditemukan hanya dengan satu ginjal saja, diduga itu dicuri oleh pelaku. Sebagian besar korban juga memiliki garis luka miring di tenggorokan. Kasus mutilasi ini menjadi salah satu yang paling sadis di dunia.
Kasus pembunuhan berantai ini terjadi pada 3 April 1888 hingga 13 Februari 1891 dan menjadi salah satu kasus yang terkenal di London hingga saat ini. Pembunuhan tersebut terkenal dengan sebutan ‘Pembunuhan Whitechapel’.
Baca: Beijing Vonis Mati 'Jack The Ripper' China
Korban dari Jack the Ripper disebut ‘lima kanonik’ yang terdiri dari lima korban, yaitu Mary Ann Nicholas (tubuhnya ditemukan pada 31 Agustus), Annie Chapman (ditemukan 8 September), Elizabeth Stride (ditemukan 30 September), Catherine Eddowes (ditemukan 30 September), dan Mary Jane Kelly (ditemukan pada 9 November). Menurut asumsi umum, kelima korban tersebut merupakan pelacur, kecuali Mary Jane Kelly yang dibunuh saat sedang mencari jalan.
Dalam setiap aksinya, leher korban dipotong dan tubuhnya dimutilasi. Hasil mutilasi tersebut menunjukkan bahwa pelaku sudah ahli dengan anatomi manusia. Beberapa organ vital pada setiap korban juga hilang dan tubuh ditemukan berantakan. Bahkan salah satu dari korban ditemukan hanya dengan satu ginjal saja, diduga itu dicuri oleh pelaku. Sebagian besar korban juga memiliki garis luka miring di tenggorokan. Kasus mutilasi ini menjadi salah satu yang paling sadis di dunia.
Lihat Juga :