Israel Lancarkan 1.200 Serangan terhadap Warga Palestina pada Oktober

Rabu, 02 November 2022 - 13:26 WIB
loading...
Israel Lancarkan 1.200...
Pasukan Israel menginterogasi warga Palestina di depan pos pemeriksaan di Nablus, Tepi Barat, pada 25 Oktober 2022. Foto/Issam Rimawi/Anadolu Agency
A A A
TEPI BARAT - Sekitar 1.200 serangan dilakukan terhadap warga Palestina oleh pasukan Israel dan pemukim Yahudi di seluruh Tepi Barat pada Oktober saja.

Laporan itu diungkap Otoritas Perlawanan Tembok dan Pemukiman (WSRA). Sebagian besar serangan terjadi di Hebron, diikuti Nablus dan kemudian Ramallah.

Sifat serangan termasuk perampasan tanah dengan kekerasan, kampanye penangkapan, kerusakan lahan pertanian dan penutupan kota yang mengakibatkan cedera tubuh.

"Jumlah serangan yang dilakukan pemukim Israel mencapai rekor jumlah bulan lalu, dengan 254 serangan," ungkap Kepala WSRA Muayyad Shaaban, organisasi anti-permukiman lokal tersebut.

Baca juga: Putin Perkuat Hubungan dengan Negara-negara Liga Arab

Dia menambahkan otoritas pendudukan mengeluarkan dua belas perintah terkait dengan bangunan milik Palestina, mulai dari pembongkaran, perintah untuk menghentikan pekerjaan pembangunan dan pemberitahuan evakuasi kepada keluarga Palestina di Qalqiliya dan Tubas.

Laporan tersebut menunjukkan total 1.584 pohon zaitun diketahui telah dirusak dan ditumbangkan oleh pemukim ilegal Yahudi.

Pemukim Israel bertanggung jawab untuk menghancurkan ribuan pohon zaitun di wilayah pendudukan selama bertahun-tahun, terutama di sekitar musim panen untuk memaksimalkan kerusakan dan efek pada petani Palestina.

Baca juga: Pasukan Amerika Serikat Dilaporkan Sudah Berada di Wilayah Ukraina

Shaaban mencatat pemukim Israel, khususnya sayap kanan ekstrem, jarang dimintai pertanggungjawaban oleh otoritas pendudukan.

Memang, dalam banyak kasus, para pemukim yang melecehkan dan menyerang warga Palestina justru didampingi dan dilindungi tentara Israel.

Gerakan hak asasi manusia Israel Peace Now memperkirakan sekitar 666.000 pemukim tinggal di 145 permukiman ilegal besar dan 140 pos terdepan di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem.

Hukum internasional menganggap Tepi Barat dan Yerusalem sebagai "wilayah pendudukan", dan semua permukiman dan pemukim ilegal.

Berbicara kepada Dewan Keamanan PBB pekan lalu, Koordinator Khusus untuk Proses Perdamaian Timur Tengah, Tor Wennesland, mengatakan "lonjakan kekerasan fatal" menyebabkan 2022 menjadi tahun paling mematikan bagi warga Palestina di Tepi Barat sejak 2005, tahun ketika PBB mulai melacak kematian.

“Selama sebulan terakhir, pasukan keamanan Israel membunuh 32 warga Palestina, termasuk enam anak-anak dan melukai 311 selama demonstrasi, bentrokan, serangan dan operasi pencarian dan penangkapan,” ungkap Wennesland.

Dia menambahkan, setidaknya 125 warga Palestina telah tewas dalam serangan Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur tahun ini saja.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved