Di Era Mohammed bin Salman, Warga Arab Saudi Rayakan Halloween Tak Peduli Halal-Haram

Senin, 31 Oktober 2022 - 10:45 WIB
loading...
Di Era Mohammed bin...
Sejumlah warga Arab Saudi merayakan festival Halloween. Di era Putra Mahkota Mohammed bin Salman perayaan yang pernah dilarang ini kini diperbolehkan. Foto/Arab News/Saleh AlGhannam
A A A
RIYADH - Warga Arab Saudi telah menyelenggarakan sebuah acara untuk merayakan festival Halloween yang pernah dilarang di kerajaan tersebut.

Ini menjadi langkah bersejarah untuk negara tempat lahir Islam yang ingin menerapkan reformasi sosial yang dimaksudkan untuk memodernisasi negara di bawah penguasa de-facto, Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS).

Dijuluki "Akhir Pekan Menakutkan" yang berlangsung pada hari Kamis dan Jumat di Riyadh Boulevard, orang-orang yang bersuka ria mengenakan kostum menakutkan dan pakaian mewah serta berpose untuk gambar yang telah dibagikan secara luas di media sosial.

Baca juga: Warga Arab Saudi Antusias Rayakan Halloween di Riyadh Boulevard

Acara ini diadakan sebagai bagian dari Riyadh Season yang sedang berlangsung di ibu kota Saudi.

Namun, perayaan semacam ini di kerajaan yang telah lama digambarkan sebagai "ultra konservatif", telah menuai kritik dari beberapa warga Muslim pengguna media sosial karena mengizinkan festival non-Muslim yang pernah dilarang.
Di Era Mohammed bin Salman, Warga Arab Saudi Rayakan Halloween Tak Peduli Halal-Haram

Foto/Arab News/Saleh AlGhannam

Ada juga yang menuduh Arab Saudi memiliki standar ganda dengan tidak mengizinkan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang dikenal sebagai Al Maulid.

Arab News, media yang berbasis di Arab Saudi menulis, "Sementara Halloween telah lama dijauhi di Teluk, para peserta di acara tersebut menggambarkan acara itu sebagai bentuk hiburan yang tidak berbahaya."

"Ini adalah perayaan besar, jujur, dan ada semangat kegembiraan ...Dalam hal haram atau halal, saya tidak tahu tentang itu," kata salah satu peserta perayaan yang tak disebutkan namanya.

"Kami merayakannya hanya untuk bersenang-senang dan tidak ada yang lain. Kami tidak percaya pada apa pun," lanjut dia, yang mengambil bagian dalam perayaan Halloween untuk pertama kalinya, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Senin (31/10/2022).

Sementara peserta yang lain menjelaskan: "Tindakan didasarkan pada niat. Saya di sini hanya untuk bersenang-senang."

"Akhir Pekan Menakutkan" atau "Scary Weekend" adalah acara bertema kostum kedua yang diadakan di ibu kota.

Acara serupa, pesta topeng berlangsung awal tahun ini di Riyadh Boulevard pada 17 dan 18 Maret dan digambarkan sebagai pesta kostum terbesar di Arab Saudi.

Sebuah laporan oleh New York Times mengatakan bahwa acara yang disponsori pemerintah itu diadakan secara strategis tepat sebelum Halloween, yang secara tradisional jatuh pada tanggal 31 Oktober agar tidak terlihat secara resmi memperingati festival yang memiliki akar pagan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Viral! Sekuriti Apartemen...
Viral! Sekuriti Apartemen Temukan Emas Ratusan Juta di Tempat Sampah, Kembalikan ke Pemilik
Rekomendasi
Purbaya dan Kepala BGN...
Purbaya dan Kepala BGN Dijadwalkan Bertemu Hari Ini, Bedah Anggaran?
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Bidik Rekor Sempurna
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Berita Terkini
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Infografis
Mayoritas Warga Israel...
Mayoritas Warga Israel Tak Percaya Cara Netanyahu di Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved