AS Ingin Persenjatai NATO dengan Bom Nuklir Gravitasi, Ini Respons Rusia

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 18:14 WIB
loading...
A A A
Bom nuklir B61 AS pertama kali diuji di Nevada tak lama setelah Krisis Rudal Kuba. Di bawah Barack Obama, presiden AS dari 2009 hingga 2017, pengembangan versi baru bom, B61-12, telah disetujui.

Grushko mengatakan bahwa Moskow juga harus memperhitungkan jet tempur siluman F-35 Lockheed Martin yang akan menjatuhkan bom semacam itu. NATO, katanya, telah memperkuat bagian nuklir dari perencanaan militernya.

"NATO telah membuat keputusan untuk memperkuat komponen nuklir dalam rencana militer aliansi,” kata Grushko.

Duta Besar Rusia untuk Washington, Anatoly Antonov, mengatakan pada hari Sabtu di Telegram bahwa bom B61 baru memiliki “signifikansi strategis” karena senjata nuklir taktis Rusia disimpan, namun bom AS ini hanya berjarak penerbangan singkat dari perbatasan Rusia.

B61-12 akan menggantikan tiga varian lain dari B61 yang saat ini dalam stok; nomor 3, 4, dan 7, menurut Administrasi Keamanan Nuklir Nasional AS dalam lembar fakta tahun lalu.

Amerika Serikat, menurut dokumen Nuclear Posture Review (NPR) AS 2022 yang diterbitkan pada hari Kamis, akan meningkatkan pencegahan nuklir dengan F-35, bom B61-12 dan rudal jelajah yang diluncurkan dari udara.

“Kemampuan yang fleksibel dan dapat disesuaikan ini adalah kunci untuk memastikan bahwa kepemimpinan Rusia tidak salah perhitungan mengenai konsekuensi penggunaan nuklir dalam skala apa pun, sehingga mengurangi kepercayaan mereka dalam memulai perang konvensional melawan NATO dan mempertimbangkan penggunaan senjata nuklir non-strategis," bunyi dokumen NPR.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Maskapai Eropa Diminta...
Maskapai Eropa Diminta Tak Melintasi Langit Teluk, Ancaman Rudal dan Drone Mengintai
Trump Sebut Iran Sudah...
Trump Sebut Iran Sudah Tak Berdaya: Angkatan Laut dan Pemimpin Mereka Telah Tiada
Rekomendasi
Imparsial Desak Prabowo...
Imparsial Desak Prabowo Cabut Perpres Pengamanan Jaksa oleh TNI
Investasi Rp1.010 Triliun...
Investasi Rp1.010 Triliun Mengalir ke RI Sepanjang 6 Bulan Pertama 2026, Cek Peta Penyebarannya
Era Coretax Didorong...
Era Coretax Didorong Jadi Momentum Reformasi Pemotongan Pajak Penghasilan
Berita Terkini
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved