Blinken: China Ingin 'Percepat' Invasi Taiwan

Kamis, 27 Oktober 2022 - 15:13 WIB
loading...
A A A
“Tapi sama-sama, kami tegas dalam membela kepentingan kami, membela nilai-nilai kami. Dan lagi, ketika datang ke Taiwan, membela proposisi yang telah berlangsung selama beberapa dekade, bahwa perbedaan ini perlu dikelola dan diselesaikan secara damai,” pungkasnya.

Ditanya tentang permainan kekuatan Xi di Beijing, Blinken mengatakan AS fokus pada bagaimana membentuk tatanan dunia di sekitar China dengan memperkuat kemitraan dengan sekutu daripada mencoba mempengaruhi dinamika internal China.

“Kami tidak akan melakukan apa pun untuk membentuk lingkungan internal – ini adalah keputusan yang akan dibuat oleh China dan yang tidak dapat kami buat,” ujar Blinken.

“Tetapi kita dapat membentuk lingkungan eksternal di mana China secara aktif membuat keputusan tentang kebijakannya di dunia,” ucapnya.

Pernyataan terbaru dari diplomat tinggi AS yang menegur China atas Taiwan memperluas argumen Blinken dari minggu lalu bahwa China dapat merebut Taiwan pada “garis waktu yang jauh lebih cepat” daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Pernyataan itu menimbulkan kegemparan mengingat perhatian yang diberikan pada komentar dari pejabat senior AS tentang kemungkinan kemungkinan invasi China ke Taiwan.

Kritik terbaru Blinken, bagian dari perang kata-kata yang lebih luas antara Washington dan Beijing, juga datang tak lama setelah China menyelesaikan kongres Partai Komunis dua kali dalam satu dekade, yang melihat pemimpin China Xi Jinping mengkonsolidasikan kekuasaannya.

Baca: Dibayangi Invasi China, Taiwan-AS Teken Kesepakatan Soal Rudal Patriot

Namun baik China maupun Taiwan meremehkan kemungkinan invasi dalam waktu dekat. Pada hari Rabu, Wellington Koo, sekretaris jenderal Dewan Keamanan Nasional Taiwan, mengatakan tidak ada tanda-tanda Beijing akan memulai perang pada tahun 2023.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
Gelombang Panas Nyaris...
Gelombang Panas Nyaris 40 Deajat Celsius, Jalanan Kota New York Meleleh
Rekomendasi
Rumah Sakit IHC Jember...
Rumah Sakit IHC Jember Dinilai Berhasil Hadirkan Layanan Kesehatan yang Humanis
Kisah Mikail Fajar,...
Kisah Mikail Fajar, Siswa SMK dengan Bakat Seni yang Berhasil Tembus ITB Lewat SNBP 2026
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
Berita Terkini
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved