Orang-orang Bersenjata Serang Situs Suci Syiah di Iran, 15 Tewas
Kamis, 27 Oktober 2022 - 00:46 WIB
loading...
A
A
A
Namun, gubernur Kurdistan Zarei Kusha membantah pembatasan negara bagian untuk mengadakan upacara peringatan.
"Adalah keputusan keluarganya untuk tidak mengadakan pertemuan," ia menambahkan menurut media pemerintah.
Aktivis menyerukan aksi protes di seluruh negeri untuk menandai 40 hari sejak dia meninggal setelah ditahan karena diduga mengenakan jilbabnya 'secara tidak benar'.
Demonstrasi yang dipicu oleh kematian perempuan berusia 22 tahun itu dalam tahanan polisi moral Iran pada 16 September telah menjadi salah satu tantangan paling berani bagi kepemimpinan ulama sejak revolusi 1979.
Sejumlah besar orang Iran telah turun ke jalan, dengan beberapa menyerukan kejatuhan Republik Islam dan meneriakkan "Matilah (Pemimpin Spiritual Tertinggi Ayatollah Ali) Khamenei".
Baca: Robohkan Poster Khamenei, Demonstran Iran Ditembak Mati Aparat
"Adalah keputusan keluarganya untuk tidak mengadakan pertemuan," ia menambahkan menurut media pemerintah.
Aktivis menyerukan aksi protes di seluruh negeri untuk menandai 40 hari sejak dia meninggal setelah ditahan karena diduga mengenakan jilbabnya 'secara tidak benar'.
Demonstrasi yang dipicu oleh kematian perempuan berusia 22 tahun itu dalam tahanan polisi moral Iran pada 16 September telah menjadi salah satu tantangan paling berani bagi kepemimpinan ulama sejak revolusi 1979.
Sejumlah besar orang Iran telah turun ke jalan, dengan beberapa menyerukan kejatuhan Republik Islam dan meneriakkan "Matilah (Pemimpin Spiritual Tertinggi Ayatollah Ali) Khamenei".
Baca: Robohkan Poster Khamenei, Demonstran Iran Ditembak Mati Aparat
(ian)
Lihat Juga :