Pasukan Rusia Gali Parit untuk Perang Habis-habisan di Kherson

Rabu, 26 Oktober 2022 - 14:13 WIB
loading...
A A A
Yuri Sobolevsky, anggota dewan regional Kherson pro-Ukraina yang digulingkan, mengatakan pihak berwenang yang dibentuk Rusia memberikan tekanan yang semakin besar pada penduduk Kherson untuk mengungsi.

“Prosedur pencarian dan penyaringan semakin intensif seperti pencarian mobil dan rumah,” tulis dia di aplikasi pesan Telegram.

Di wilayah Mykolaiv utara dan barat kota Kherson, duel artileri berkecamuk sepanjang Selasa (25/10/2022), menurut pos garis depan di Rybar, saluran pro-Rusia di Telegram.

“Di distrik Ishchenka utara Kherson, pasukan Ukraina mencoba mengkonsolidasikan posisi mereka, tetapi dipaksa kembali ke garis sebelumnya,” ungkap pos militer tersebut.

Dikatakan, militer Ukraina sedang mempersiapkan kemajuan di sepanjang garis depan.

Seorang wartawan Reuters di dusun terpencil dekat bagian garis depan Kherson mengatakan penduduk berharap pasukan Rusia akan segera mundur.

"Anda tertidur di malam hari dan Anda tidak tahu apakah Anda akan bangun," ujar Mikola Nizinets (39) mengacu pada penembakan Rusia.

Tanpa listrik atau gas dan sedikit makanan atau air minum di daerah itu, banyak penduduk telah melarikan diri, meninggalkan ternak berkeliaran di antara amunisi.

Rusia mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB pada Selasa bahwa Ukraina sedang bersiap menggunakan "bom kotor".

Tuduhan itu dibantah pejabat Barat dan Ukraina sebagai dalih palsu untuk mengintensifkan perang.

Wakil Duta Besar Rusia untuk PBB Dmitry Polyanskiy mengatakan bukti telah dibagikan dengan rekan-rekan Barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Kisah Curacao Negara...
Kisah Curacao Negara Berpenduduk 150.000 Jiwa, Dulu Dikalahkan Timnas Indonesia Kini Tampil di Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Berita Terkini
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved