Pengamat Israel: Pembunuhan Kilani Justru Perkuat Sarang Singa
Selasa, 25 Oktober 2022 - 09:41 WIB
loading...
Upacara pemakaman diadakan untuk Tamer Al-Kilani di Nablus, Tepi Barat, pada 23 Oktober 2022. Foto/Nedal Eshtayah/Anadolu Agency
A
A
A
TEL AVIV - Pengamat Israel menjelaskan di surat kabar bahwa pembunuhan aktivis Lions' Den (Sarang Singa), Tamer Al-Kilani oleh Israel di Nablus "tidak mengubah aturan main."
Pembunuhan itu justru akan "memperkuat organisasi." Meski Israel menahan diri untuk secara resmi mengumumkan pembunuhan Al-Kilani, Yossi Yehoshua, pengamat militer di surat kabar Yedioth Ahronoth, percaya keputusan Israel menutupi pembunuhan itu "tidak menunjukkan tingkat pencegahan yang tinggi, melainkan sebaliknya."
“Pemadaman ini sangat memperkuat organisasi kecil ini, di mana Israel Raya tidak mengaku bertanggung jawab dan menggunakan teknik untuk membunuh penyabot besar," ujar Yehoshua.
Baca juga: Pemimpin Sarang Singa Palestina Tewas akibat Bom Motor, Israel Disalahkan
Dia menunjukkan, "Target utama badan keamanan Israel di dalam Lions' Den sekarang adalah individu yang membunuh tentara di Givati Company, Ido Baruch. Dia belum ditangkap, sejauh ini, dan akunnya belum ditutup."
“Melakukan pembunuhan menunjukkan kemampuan infiltrasi intelijen yang membuat organisasi Lions' Den kehilangan rasa aman, dalam upaya memancing rasa penganiayaan dan menciptakan kesulitan bagi organisasi untuk melakukan operasi," ujar dia.
Pembunuhan itu justru akan "memperkuat organisasi." Meski Israel menahan diri untuk secara resmi mengumumkan pembunuhan Al-Kilani, Yossi Yehoshua, pengamat militer di surat kabar Yedioth Ahronoth, percaya keputusan Israel menutupi pembunuhan itu "tidak menunjukkan tingkat pencegahan yang tinggi, melainkan sebaliknya."
“Pemadaman ini sangat memperkuat organisasi kecil ini, di mana Israel Raya tidak mengaku bertanggung jawab dan menggunakan teknik untuk membunuh penyabot besar," ujar Yehoshua.
Baca juga: Pemimpin Sarang Singa Palestina Tewas akibat Bom Motor, Israel Disalahkan
Dia menunjukkan, "Target utama badan keamanan Israel di dalam Lions' Den sekarang adalah individu yang membunuh tentara di Givati Company, Ido Baruch. Dia belum ditangkap, sejauh ini, dan akunnya belum ditutup."
“Melakukan pembunuhan menunjukkan kemampuan infiltrasi intelijen yang membuat organisasi Lions' Den kehilangan rasa aman, dalam upaya memancing rasa penganiayaan dan menciptakan kesulitan bagi organisasi untuk melakukan operasi," ujar dia.
Lihat Juga :