Ratusan Ilmuwan Desak WHO Ubah Rekomendasi Penanganan Covid-19
Senin, 06 Juli 2020 - 20:13 WIB
loading...
Ratusan ilmuwan mengatakan bahwa ada bukti bahwa Covid-19 bisa menyebar lewat udara dan mendesak WHO untuk merevisi rekomendasi mereka dalam penanganan Covid-19. Foto/REUTERS
A
A
A
JENEWA - Ratusan ilmuwan mengatakan bahwa ada bukti bahwa Covid-19 dalam partikel yang lebih kecil di udara dalam menginfeksi orang. Para ilmuwan tersebut mendesak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk merevisi rekomendasi mereka dalam penanganan Covid-19.
WHO mengatakan, Covid-19 menyebar terutama dari orang ke orang melalui tetesan kecil dari hidung atau mulut, yang dikeluarkan ketika seseorang dengan Covid-19 batuk, bersin atau berbicara.
( Baca juga: Ancaman Serius! Ilmuwan Sebut Virus Corona Menular Melalui Udara )
Sementara itu, para ilmuwan itu mengatakan, apakah dibawa oleh tetesan besar melalui udara setelah bersin, atau oleh tetesan yang dihembuskan jauh lebih kecil yang dapat menyebar di seluruh ruangan, Covid-19 dapat menyebar melalui udara dan dapat menginfeksi orang ketika dihirup.
Dalam sebuah surat terbuka kepada WHO, yang rencananya akan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah minggu depan, 239 ilmuwan di 32 negara menguraikan bukti yang menunjukkan partikel lebih kecil dapat menginfeksi manusia melalui udara.
Juru bicara WHO, Tarik Jasarevic mengatakan pihaknya masih mempelajari laporan terbaru tersebut. "Kami mengetahui artikel itu dan sedang meninjau isinya dengan para ahli teknis kami," ucap Jarasevic, seperti dilansir Channel News Asia pada Senin (6/7/2020).
( Baca juga: Dokter Reisa Ajak Daerah Berlomba Jadi Wilayah Zona Hijau COVID-19 )
Sementara itu, Benedetta Allegranzi, pimpinan teknis pencegahan dan pengendalian infeksi WHO mengatakan bukti bahwa virus Corona baru ini dapat menyebar melalui udara tidak terlalu meyakinkan.
"Terutama dalam beberapa bulan terakhir, kami telah menyatakan beberapa kali bahwa kami menganggap penularan melalui udara sebagai hal yang mungkin tetapi tentu saja tidak didukung oleh bukti yang kuat atau bahkan jelas," ujarnya.
WHO mengatakan, Covid-19 menyebar terutama dari orang ke orang melalui tetesan kecil dari hidung atau mulut, yang dikeluarkan ketika seseorang dengan Covid-19 batuk, bersin atau berbicara.
( Baca juga: Ancaman Serius! Ilmuwan Sebut Virus Corona Menular Melalui Udara )
Sementara itu, para ilmuwan itu mengatakan, apakah dibawa oleh tetesan besar melalui udara setelah bersin, atau oleh tetesan yang dihembuskan jauh lebih kecil yang dapat menyebar di seluruh ruangan, Covid-19 dapat menyebar melalui udara dan dapat menginfeksi orang ketika dihirup.
Dalam sebuah surat terbuka kepada WHO, yang rencananya akan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah minggu depan, 239 ilmuwan di 32 negara menguraikan bukti yang menunjukkan partikel lebih kecil dapat menginfeksi manusia melalui udara.
Juru bicara WHO, Tarik Jasarevic mengatakan pihaknya masih mempelajari laporan terbaru tersebut. "Kami mengetahui artikel itu dan sedang meninjau isinya dengan para ahli teknis kami," ucap Jarasevic, seperti dilansir Channel News Asia pada Senin (6/7/2020).
( Baca juga: Dokter Reisa Ajak Daerah Berlomba Jadi Wilayah Zona Hijau COVID-19 )
Sementara itu, Benedetta Allegranzi, pimpinan teknis pencegahan dan pengendalian infeksi WHO mengatakan bukti bahwa virus Corona baru ini dapat menyebar melalui udara tidak terlalu meyakinkan.
"Terutama dalam beberapa bulan terakhir, kami telah menyatakan beberapa kali bahwa kami menganggap penularan melalui udara sebagai hal yang mungkin tetapi tentu saja tidak didukung oleh bukti yang kuat atau bahkan jelas," ujarnya.
(esn)
Lihat Juga :