Iran: AS Jadikan Protes Mahsa Amini Alat Konsesi Perundingan Nuklir

Minggu, 23 Oktober 2022 - 13:43 WIB
loading...
Iran: AS Jadikan Protes...
Iran tuding AS jadikan aksi protes Mahsa Amini jadi alat konsesi perundingan nuklir. Foto/Ilustrasi
A A A
TEHERAN - Iran menuduh Amerika Serikat (AS) berusaha untuk mendapatkan konsesi dalam pembicaraan nuklir yang bertujuan untuk memulihkan perjanjian 2015 dengan mendukung aksi protes atas kematian Mahsa Amini.

Iran telah diguncang oleh demonstrasi yang berkobar atas kematian Amini yang berusia 22 tahun pada 16 September lalu setelah ditangkap karena diduga melanggar aturan berpakaian yang ketat untuk wanita.

Kekerasan jalanan telah menyebabkan puluhan kematian, sebagian besar di antara pengunjuk rasa tetapi juga di antara pasukan keamanan, dan ratusan demonstran telah ditangkap.

"Amerika terus bertukar pesan dengan kami, tetapi mereka mencoba mengobarkan api dari apa yang telah terjadi di dalam Iran dalam beberapa hari terakhir," kata Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian selama kunjungan ke Armenia, dalam sebuah video yang diposting oleh kementerian itu.

Baca: Ulama Sunni Iran Sebut Khamenei Bertanggung Jawab atas Pembunuhan 66 Demonstran, IRGC Marah

"Saya pikir mereka ingin memberikan tekanan politik dan psikologis pada Iran untuk mendapatkan konsesi dalam negosiasi," tambahnya, merujuk pada pembicaraan tidak langsung antara Teheran dan Washington yang dimediasi oleh Uni Eropa.

"Kami tidak akan membuat konsesi apa pun ke pihak Amerika; kami akan bergerak dalam kerangka logika dan dalam kerangka kesepakatan yang menghormati garis merah Iran," tegas Amir-Abdollahian seperti dikutip dari Al Araby, Minggu (23/10/2022).

Perjanjian nuklir 2015, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA), memberikan keringanan sanksi kepada Iran sebagai imbalan karena membatasi program nuklirnya.

Perjanjian itu sempat "sekarat" setelah mantan presiden Donald Trump menarik AS pada 2018 lalu. Namun pembicaran putus sambung telah berlangsung sejak April 2021 dalam upaya untuk menghidupkannya kembali.

AS dan pihak Barat lainnya dalam kesepakatan itu telah menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran atas reaksinya terhadap aksi protes Amini.

Baca: Demonstrasi Terus Berlanjut di Iran, Korban Tewas Jadi 244 Orang

Washington mengatakan awal bulan ini bahwa kembalinya kesepakatan itu tidak mungkin dalam waktu dekat.

"Bukannya kami tidak ingin melihat JCPOA diimplementasikan kembali, kami tentu saja melakukannya. Kami hanya tidak dalam posisi di mana...itu kemungkinan hasil kapan saja dalam waktu dekat," kata juru bicara Gedung Putih John Kirby kepada wartawan pada 13 Oktober lalu.

AS saat ini "fokus" pada pihak berwenang di Iran yang bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan kepada para pengunjuk rasa.

Bagaimanapun, Amir-Abdollahian berpendapat bahwa kata-kata Washington bertentangan dengan perilakunya.

"Amerika tidak hanya memprioritaskan negosiasi, tetapi juga terburu-buru," ia menambahkan.

Baca: Ulama Senior Iran: Demo di Jalan Bisa Gulingkan Pemerintah Itu Mimpi!
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved