Iran Kecam Seruan agar PBB Selidiki Penggunaan Drone Shaded-136 di Ukraina

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 19:13 WIB
loading...
Iran Kecam Seruan agar...
Iran kecam seruan Prancis, Jerman, dan Inggris kepada PBB agar menyelidiki tuduhan bahwa Rusia gunakan drone kamikaze Shaded-136 untuk serang Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Teheran pada Sabtu (22/10/2022) mengecam keras seruan Prancis, Jerman, dan Inggris agar PBB menyelidiki tuduhan bahwa Rusia menggunakan drone kamikaze Shaded-136 buatan Iran untuk menyerang Ukraina.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani mengatakan seruan hari Jumat oleh kelompok negara yang disebut E-3 adalah salah dan tidak berdasar."Itu ditolak dan dikutuk dengan keras," katanya, seperti dikutip Reuters.

Ukraina mengatakan Rusia telah menggunakan drone kamikaze Shahed-136 buatan Iran yang meluncur menuju targetnya dan meledak saat terjadi benturan.

Baca juga: Usai Drone dan Pasukan Elite, Iran Kini Dituduh Bersiap Pasok Rudal ke Rusia

Teheran membantah memasok drone ke Moskow. Rusia juga membantah bahwa pasukannya menggunakan drone Iran untuk menyerang Ukraina.

"Pemerintah Republik Islam Iran, dalam upayanya untuk melindungi kepentingan nasionalnya dan untuk mengamankan hak-hak rakyat Iran yang mulia, berhak untuk menanggapi setiap tindakan yang tidak bertanggung jawab," tulis Kementerian Luar Negeri Iran di situs webnya mengutip Kanaani.

“Tidak akan ragu untuk membela kepentingan rakyat Iran,” lanjut kementerian itu.

Dalam sebuah surat yang ditandatangani oleh utusan PBB mereka dan dilihat oleh Reuters, tiga negara Eropa mendukung seruan Ukraina pada hari Senin untuk penyelidikan PBB, dengan alasan penggunaan pesawat tak berawak melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB (UNSCR) 2231 yang mendukung kesepakatan nuklir Iran 2015.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Catat! Biaya Visa Masuk...
Catat! Biaya Visa Masuk Jepang Naik 5 Kali Lipat, Jadi Rp1,7 Juta
Rekomendasi
Konflik Pascacerai Memanas,...
Konflik Pascacerai Memanas, Sarwendah Sambangi Komnas Perempuan
Evan Marvino Bantah...
Evan Marvino Bantah Tudingan KDRT Terhadap Istri: Tidak Ada Pemukulan
Portugal vs Uzbekistan:...
Portugal vs Uzbekistan: Saatnya Ronaldo Menjawab Keraguan
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved